VIDEO: Pria Gelandangan Menangis Saat Diberi Rp 248 Juta oleh Pria Asing

Senin, 5 April 2021 10:14
VIDEO: Pria Gelandangan Menangis Saat Diberi Rp 248 Juta oleh Pria Asing

Sooperboy.com - Seorang pria gelandangan menangis saat diberi uang banyak untuk menyewa apartemen guna tempat berteduh selama setahun, setelah dia berkesempatan bertemu dengan orang asing yang videonya kemudian menjadi viral.

Menurut The Daily Mirror, Senin 5 April 2021, Phillip Vu, 24 tahun, sedang berkendara keliling Amerika Serikat dalam perjalanan dengan mobilnya ketika didekati oleh seorang pria gelandangan bernama Mike saat singgah di Connecticut, yang menawarkan untuk membersihkan jendela mobilnya.

Meskipun awalnya Phillip menolak tawaran tersebut, dia melihat Mike masih menunggu sendirian 30 menit kemudian. Ia lalu  membelikannya sandwich, mengundangnya masuk ke dalam mobil sehingga mereka bisa makan bersama.

Ketika pasangan itu menyadari bahwa mereka memiliki banyak kesamaan, Phillip mulai merekam video hariannya yang kemudian diposting ke Youtube dan TikTok, yang dengan cepat menjadi viral karena obrolan hangat mereka telah ditonton jutaan kali.

Para penonton video itu lalu secara bersama-sama menyumbangkan uang untuk membantu Mike, dan Phillip menangkap momen emosional saat dia mengejutkan teman barunya dengan uang tunai itu yang cukup baginya  untuk menyewa tempat tinggal.

Dalam video tersebut, Phillip awalnya menyerahkan sebuah amplop berisi U$ 1.000 atau Rp 14,5 juta sehingga gelandangan Mike yang berusia 42 tahun itu menangis. Ia menjelaskan bahwa dia akan menggunakan uang itu untuk mengurus KTP, membeli sepatu bot, mulai mencari pekerjaan, dan membantu orang susah lainnya yang membutuhkan.

Tetapi Mike kemudian diberi tahu bahwa dia telah mendapat sumbangan uang lebih dari $ 17.000 atau Rp 248 juta, yang cukup untuk dia menyewa tempat tinggal selama setahun.

Phillip mengaku telah tinggal di mobilnya selama delapan bulan, setelah berhenti dari pekerjaannya di bank untuk bepergian, dan menemukan bahwa dia dan Mike memiliki lebih banyak kesamaan daripada yang dia bayangkan.

"Saya pikir kami adalah dua sisi dari mata uang yang berbeda," katanya.

"Kami berdua berasal dari latar belakang yang sulit dan pada titik tertentu saya memutuskan untuk berhubungan kembali dengan keluarga saya dan dia tidak.

"Saya seperti mewujudkan impian saya, dan dia mengatakan kepada saya bahwa mimpinya adalah pergi bepergian suatu hari nanti.

"Dia telah berjuang untuk hidupnya dan... saya hidup di mobil saya untuk bersantai."

Gelandangan Mike menjelaskan bahwa ayahnya telah meninggal ketika dia masih muda dan dia kehilangan kontak dengan keluarganya.

Dia mengatakan kepada Phillip bahwa dia telah masuk penjara beberapa kali tetapi sekarang bertekad untuk "menghasilkan uang dengan jujur" dengan cara bekerja membersihkan jendela mobil dalam upaya untuk bangkit kembali.

Phillip, yang juga kehilangan ayahnya sendiri ketika dia masih muda, berkata: "Kami berdua mengalami kehilangan dan kami terikat karenanya.

"Saya berbicara tentang keluarga, dari mana kami berasal dan bagaimana kami berdua berakhir dalam situasi itu."

Phillip mengatakan dia tidak pernah menyangka video pasangan yang berbagi makanan dan percakapan akan begitu populer, dengan pemirsa bertanya bagaimana mereka dapat membantu Mike.

Halaman untuk berbagi GoFundMe akhirnya dibuka, dan dengan mudah melampaui target awal pengumpulan dana sebesar U$ 1.000, dan pada tahun Baru Imlek, Phillip menyerahkan amplop merah berupa uang tunai, yang merupakan jumlah paling banyak yang dapat ditariknya dalam waktu singkat.

Dia kemudian menunjukkan kepada Mike halaman penggalangan dana di telepon pintarnya dan mengatakan dia berjuang untuk mempertahankan laman pengumpulan dana itu karena dia melihat betapa berartinya itu bagi Mike.

Phillip mengatakan dia telah meminta bantuan penasihat keuangan untuk membantu Mike menggunakan uang itu dalam jangka panjang, dan sekarang Mike juga memiliki telepon sehingga keduanya dapat tetap berhubungan.

"Sejujurnya saya tidak pernah meramalkan semua ini terjadi," kata Phillip.

"Saya pikir alasan mengapa mereka begitu populer adalah karena hal itu sangat normal. Saya menghabiskan begitu banyak waktu di jalanan, itu adalah sesuatu yang sangat normal bagi saya, tidak terpikir oleh saya bahwa bukan itu cara kebanyakan orang berinteraksi dengan tunawisma," ujarnya.

Lihat di sini videonya:

(eha)

Baca juga:

Belikan Gadis Bensin dari Uang Terakhir, Nasib Gelandangan Ini Berubah

Belikan Gadis Bensin dengan Uang Terakhir, Gelandangan Ini Dapat Rumah dan Mobil

Gelandangan Pembeli Bensin Gadis Sudah Miliki Rumah, Sumbangan Tembus Rp 5,3 Miliar

Pria Gelandangan Maju sebagai Calon Walikota Washington DC'

Tiap Akhir Pekan Ayah dan Anak Ini Bertekad untuk Bantu Gelandangan