Walikota di Perancis Tawarkan Viagra Gratis ke Penduduk

Senin, 3 Juni 2019 10:15
Walikota di Perancis Tawarkan Viagra Gratis ke Penduduk

Sooperboy.com - Seorang walikota Perancis telah mengeluarkan dekrit yang menjanjikan untuk membagikan Viagra secara gratis.

Viagra gratis itu akan diberikan ke setiap pasangan di desanya yang berpenduduk 650 orang -atau kepada orang luar yang ingin pindah ke sana- untuk mendorong mereka memiliki bayi dan dengan demikian menjaga sekolah setempat tetap buka.

"Sebuah desa tanpa anak adalah desa yang mati," Jean Debouzy, walikota Montereau di departemen Loiret di selatan Paris, seperti dikutip The Local, Senin 3 Juni 2019.

Jadi pada 16 Mei ia mengeluarkan dekrit kota yang menyatakan bahwa “walikota mendukung pembagian pil biru kecil."

“Pil-pil itu akan dibagikan kepada pasangan yang berusia antara 18 dan 40 tahun untuk memberi mereka kemungkinan pembuahan dan dengan demikian melestarikan sekolah-sekolah di kedua desa,” kata dekrit yang juga merujuk ke sekolah yang terancam tutup di desa tetangga.

Walikota Debouzy mengatakan dia harus mengambil tindakan karena berkurangnya jumlah anak di sekolah desa, berarti bahwa dalam waktu singkat itu bisa ditutup atau digabung dengan sekolah di desa lain.

Debouzy mengatakan dia belum memperoleh segudang pria bersemangat yang tiba di kantornya untuk mendapatkan pil biru itu -sebenarnya dia mengatakan dia belum mendapatkan satu orang pun yang meminta pil biru itu sejak keputusan tersebut dikeluarkan Kamis lalu.

Dia bahkan mengaku bahwa dia sebenarnya tidak memiliki stok pil yang siap dibagikan.

"Jika perlu, saya akan mendapatkan persetujuan dari dewan dan kami akan mendapatkan stok," katanya.

Di Prancis Viagra hanya dapat diperoleh dengan resep dokter, jadi legalitas janji Debouzy tidak jelas.

Dia mengakui bahwa langkah itu adalah untuk menarik perhatian dan untuk mencoba dan mendapatkan bantuan dari pemerintah pusat untuk menjaga sekolah tetap buka.

Nasib kota-kota dan desa-desa provinsi adalah masalah politik yang panas di Prancis, dengan beberapa pemilih di daerah yang dirugikan oleh penurunan populasi dan menyusutnya layanan publik bergabung dengan gerakan protes "rompi kuning" untuk menyerukan aksi.

Walikota setempat juga telah mengambil inisiatif dari mulut ke mulut seperti walikota Montereau dan pil biru kecilnya.

Misalnya, walikota Sainte-Geneviève-des-Bois, juga di departemen Loiret, baru-baru ini mengeluarkan dekrit yang melarang penduduk kota jatuh sakit.

Tujuannya adalah untuk menyoroti kurangnya pelayanan perawatan medis di daerah tersebut. (eha)

Baca juga:

Pria Gugat Apotik karena Memberi Tahu Istrinya Dia Punya Resep Viagra

Overdosis Viagra, Pria Ini Berjalan-jalan Telanjang di Bandara