Waduh, Soal Matematika SMA Ini Promosikan Penggunaan Narkoba

Rabu, 14 Februari 2018 09:12
Waduh, Soal Matematika SMA Ini Promosikan Penggunaan Narkoba

Sooperboy.com - Orang tua murid Sekolah Menengah Atas atau SMA dibuat geram setelah mengetahui beberapa pertanyaan matematika berhubungan dengan obat-obatan terlarang.

Mereka mengatakan bahwa pertanyaan itu tidak hanya buruk tapi memberi kesan bahwa guru itu sedang memperjelas penggunaan narkoba.

Seperti dikutip dari Fox 2 Now, Rabu 14 Februari 2017, pertanyaan tersebut diberikan sang guru pada murid tahun pertama di Rexona School Distric.

Pertanyaan itu dikonfirmasi oleh pihak sekolah dan berbunyi sebagai berikut.

Pertanyaan pertama: "Anda mengkonsumsi 600 mg kokain, tubuh Anda menyaring 40% per jam, seberapa banyak tubuh Anda bisa menyaring dalam tiga jam?"

Pertanyaan kedua: "Sayangnya, Anda tidak bisa membayar dealer Anda, jadi dia melakukan pembayaran. Anda berutang U$ 1.000 dengan bunga 25% setiap hari, berapa banyak Anda berutang satu tahun kemudian?"

Menanggapi hal itu, pihak Rexona School Distric berkomentar bahwa ini adalah contoh penghakiman yang buruk.

Mereka mengatakan jika maksud dari pertanyaan itu bukanlah untuk mempromosikan atau lazim untuk menggunakan narkoba.

"Distric menangani masalah ini dengan anggota fakultas dan mereka yang terkena dampak insiden ini. Guru itu telah meminta maaf kepada siswa dan orang tua atas kesalah pahaman ini."

"Mereka menegaskan maksud dari pertanyaan itu tidak untuk mempromosikan atau membuat orang terang-terangan menggunakan narkoba."

Pihak sekolah telah mengambil tindakan yang diperlukan untuk memastikan kesalahpahaman ini selesai.

Distric menangani masalah ini sebagai masalah personal sesuai dengan kebijakan sekolah tersebut. (eha)

Baca juga:

Hina Gembong Narkoba, Youtuber Ini Ditemukan Tewas dengan 15 Luka Tembak

Bandar Narkoba di AS Lapor Polisi karena Kokainnya Dicuri

Kantin Sekolah Menengah Ini Tayangkan Video Porno Saat Siswa Tengah Makan Siang

Ayah Ini Gunakan Baju Renang Saat Jemput Anaknya di Sekolah

Investigasi 6 Wartawan SMA Ini Memaksa Kepala Sekolah Mundur