Tolong Gadis Korban Penculikan, Pria Ini Beri Hadiah Uangnya ke Korban

Senin, 9 Oktober 2017 15:01
Tolong Gadis Korban Penculikan, Pria Ini Beri Hadiah Uangnya ke Korban

Sooperboy.com - Seorang pria bernama Earl Melchert sebenarnya tidak berencana untuk pulang ke rumah pada sore hari tanggal 5 September lalu. Dia seharusnya masih bekerja mengelola pabrik pupuk di sebuah kota di Minnesota barat, Amerika Serikat.

Menurut The New York Times, Senin 9 Oktober 2017, dia kembali sebentar ke rumah karena dia lupa mengisi sekaleng bahan bakar untuk mesin diesel, sehingga dia bisa memotong rumput halamannya malam itu.

Selesai menyiapkan diesel pemotong rumput, saat dia bersiap untuk kembali bekerja di Lake Siku, Minnesota, sekitar 150 mil barat laut Minneapolis, dia melihat ke luar jendelanya. Dia melihat ada sesuatu yang bergerak di ladangnya sekitar setengah mil jauhnya.

"Awalnya saya mengira itu adalah seekor rusa," kata Melchert, 65 tahun, dalam sebuah wawancara pada hari Sabtu lalu.

Apa yang dia lihat, ternyata, adalah Jasmine Block gadis berusia 15 tahun, yang telah menghilang pada 8 Agustus dari rumahnya di Alexandria, Minnesota, sekitar 30 mil atau 48 km dari rumah Melchert.

"Saya bisa melihat wajahnya, dan saya berkata, 'Oh astaga, ini adalah gadis dari Alexandria yang telah hilang selama 29 hari,'" kata Melchert.

"Ia sudah ada di berita, ia sudah ada di media online. Ia menjadi isu nasional. Wajahnya ada di poster, di toko, wajahnya, fotonya. Saya segera mengenalinya," kata Melchert.

Jasmine Block telah melarikan diri dari sebuah rumah di mana tiga orang yang menculiknya telah menahannya selama beberapa hari sebelumnya. Setelah mengetuk pintu beberapa rumah dan tidak mendapat tanggapan, Block nekat berenang menyeberangi danau dekat rumah Melchert untuk sampai ke rumahnya.

Block pun menceritakan pada polisi apa yang terjadi pada dirinya: Dia tengah berada di rumah sendirian saat bertemu dengan Thomas Barker, 32 tahun, di luar rumahnya. Barker mengatakan kepada Block dia memerlukan bantuan, kata Richard Wyffels, Kepala Polisi Alexandria, saat menggelar konferensi pers.

Barker adalah seorang kenalan keluarga, kata Kepala Polisi Wyffels, maka nona Block setuju untuk menemaninya.

Ketika keduanya tiba di rumah Barker, Barker langsung menahan Block dengan ikatan tali. Dan untuk 29 hari berikutnya, Barker dan dua temannya, yakni Joshua Holby, 31 tahun, dan Steven Powers, 20 tahun, melakukan serangan seksual pada Block. Mereka mengancamnya dengan senjata, kata polisi.

Mereka memindahkan Block beberapa kali. Terakhir di rumah dekat rumah Melchert.

Pada tanggal 5 September, para penculik pergi untuk mencari makanan dan meninggalkan Block sendirian untuk pertama kalinya. Itulah waktu yang digunakan oleh Block untuk kabur.

Meski masih terguncang karena upaya kerasnya saat melarikan diri, gadis ini masih bisa membantu polisi menemukan penculiknya.

Tepat saat petugas polisi tiba di rumah Melchert, sebuah mobil lewat. Mobil itu langsung dikenali oleh Block. Itu milik Powers, kata Block. Dia mengidentifikasi mobil itu untuk polisi, yang kemudian menangkapnya, kata Kepala Polisi Wyffels. Dua pria lainnya ditangkap segera setelahnya.

Polisi menyebut Block "menakjubkan" dan "wanita muda dengan banyak kekuatan" dan Melchert disebut sebagai "pahlawan sejati".

Pada hari Jumat, Departemen Kepolisian Alexandria memberikan ke  Melchert uang hadiah sebesar U$ 7.000 atau Rp 94 juta yang telah ditawarkan untuk mendapatkan informasi tentang keberadaan Block. Uang itu sebesar U$ 2.000 berasal dari keluarga Block sendiri dan $ 5.000 dari seorang donor anonim.

Melchert mengatakan dia tahu persis apa yang harus dilakukan dengan cek tersebut. Dia pun memberikan hadiahnya itu kepada sang korban penculikan: Jasmine Block.

"Ini adalah hal terbaik yang pernah saya lakukan," kata Melchert, yang pergi makan malam bersama Block, ibunya, kedua saudara perempuannya dan bibinya setelah pemberian hadiah uang itu pada hari Jumat.

"Keluarganya butuh uang," katanya. "Bagi saya, ya, itu uang yang banyak, tapi mereka lebih membutuhkannya daripada saya."

Di halaman Facebook Departemen Kepolisian Alexandria, Kepala Polisi Wyffels memuji kebaikan dan kemurahan hati Melchert. "Terima kasih, Earl, orang seperti Anda lah yang membuat dunia ini menjadi tempat yang lebih baik," tulisnya.

Melchert pun sontak mendapat perhatian luar biasa. Dia dan istrinya telah membaca pujian di media sosial, di mana beberapa orang mendesaknya untuk maju mencalonkan diri sebagai presiden Amerika.

Namun, dia belum memiliki rencana seperti itu. Dia baru pensiun minggu lalu.

"Apa hadiah pensiun saya?," katanya. "Yakni menyerahkan sejumlah uang kepada orang-orang yang benar-benar membutuhkannya."

Sungguh, teramat langka pria berhati mulia seperti Melchert ini... (eha)

Baca juga:

Mahasiswa Ini Jadi Pahlawan Setelah Gagalkan Aksi Bunuh Diri

Datang sebagai Gelandangan, Pulang Jadi Pahlawan

Bersua Kevin Taylor, Pahlawan Penakluk Penjahat Keji Berpisau

Pria Heroik Selamatkan Penumpang Subway yang Jatuh ke Rel

Heroik, Pria Ini Dorong Pacarnya ke Air Sebelum Pesawat Jatuh

Inilah "Spider Man" Sungguhan, Sang Super Hero di Dunia Nyata

Temukan Cincin Kawin di Tempat Sampah, Petugas Kebersihan Jadi 'Hero'