Tidak Dibayar Tepat Waktu, Pekerja Konstruksi Hancurkan Bangunan yang Baru Selesai

Jumat, 8 Februari 2019 09:25
Tidak Dibayar Tepat Waktu, Pekerja Konstruksi Hancurkan Bangunan yang Baru Selesai

Sooperboy.com - Seorang pekerja konstruksi untuk menghancurkan area penerimaan sebuah hotel yang baru dibangun di Liverpool, Inggris menggunakan kendaraan konstruksi karena gajinya belum dibayar.

Video insiden itu menunjukkan seorang pria menggunakan excavator untuk menaiki tangga sebelum mencakar bagian bangunan untuk menerobos ke dalam gedung.

Sementara itu, dikutip dari Mercury News, Jumat 8 Februari 2019, pekerja lain terlihat menonton dengan dengan geram ketika pekerja yang menggunakan excavator untuk mengikis ubin dan kabel dari langit-langit.

Samuel White, seorang tukang reparasi langit-langit di tempat itu mengatakan penghancuran itu berlangsung selama 20 hingga 30 menit.

"Serah terima (gedung) hari ini, semuanya selesai, kami menempatkan ubin terakhir, membersihkan dan memastikan semuanya sempurna," kata White.

"Lalu beberapa orang idiot dalam minidigger memutuskan untuk menghancurkan gedung," geramnya.

Pekerja itu mengaku upahnya belum dibayar sebanyak £ 600 atau setara dengan Rp 11 juta.

Konstruksi Triton yang berbasis di Inggris mengatakan bahwa mereka adalah kontraktor utama pada proyek tersebut, sebuah TraveLodge yang berlokasi di Liverpool Innovation Park.

Menurut perusahaan, orang yang bertanggung jawab untuk subkontraktor MF Konstruksi telah menunggu manajernya tiba dengan gajinya yang terlambat tiba di lokasi.

Kemarahan pekerja itu menyebabkan beberapa kerusakan pada area penerimaan hotel, kata perusahaan itu.

"Diduga buruh tidak dapat melacak pemilik Konstruksi MF dan dia menjadi semakin frustrasi," ujar perusahaan itu.

Untungnya, tidak ada cedera pada staf, operator lainnya, maupun subkontraktor di lokasi.

"Selain itu, tidak ada kerusakan struktural, sehingga perbaikan dapat dilakukan relatif cepat," tambah mereka.

Polisi di Merseyside, sebuah daerah di Barat Laut Inggris termasuk Liverpool, mengatakan mereka telah menemukan dan merencanakan untuk mewawancarai seorang pria yang terlibat dalam insiden itu.

Mereka mengatakan satu orang dirawat karena iritasi mata di rumah sakit setelah terkena diesel.

Video penghancuran itu disebarkan di akun media sosial Twitter oleh Joe Fearon, yang telah dibagikan lebih dari 10 ribu kali.

Pria yang bekerja di tempat itu dan menerima pembayaran terlambat, menuliskan bahwa "hanya masalah waktu hal seperti ini terjadi."'

Dia menambahkan bahwa upah seharusnya dibagikan sebelum Natal, namun hingga minggu kedua Januari belum juga dibayarkan.

Karena itu dibuatlah akun penggalangan dana untuk menutupi dugaan upah yang hilang oleh Jack Wellon.

"Banyak orang dalam industri bangunan menghadapi situasi yang sama minggu demi minggu dan orang ini telah membantu banyak pedagang dan pekerja untuk mendapatkan bayaran tepat waktu dan untuk membela diri ketika benar-benar dibutuhkan," tulis Wellon.

Pria itu berhasil mebgumpulkan £ 5.000 atau sekitar Rp 40 juta untuk dibayarkan pada pekerja.

Baca juga:

Pria Ini Nekat Terobos Gedung Putih karena Ingin Minum Alkohol Bersama Donald Trump

Panjat Gedung Tertinggi di London, 'Manusia Laba-laba' Alain Robert Diamankan Polisi

Gedung Pencakar Langit di China Ini Dinilai Mirip Kemaluan Pria

Ratusan Koin Emas Zaman Romawi Ditemukan di Gedung Bekas Bioskop

Keren, Gedung Pencakar Langit Ini Miliki Air Terjun di Salah Satu Sisinya