Tersangka Perampokan Berusia 81 Tahun Ingin Kembali Ke Penjara Setalah Bebas

Minggu, 30 Juni 2019 10:03
Tersangka Perampokan Berusia 81 Tahun Ingin Kembali Ke Penjara Setalah Bebas

Sooperboy.com - Seorang pria berusia 81 tahun yang telah menghabiskan sebagian besar masa dewasanya di balik jeruji besi, kembali merampok bank karena ingin hidup di penjara.

Pria itu bernama Robert Francis Krebs mengatakan kepada agen-agen FBI bahwa dia tidak mengenakan penyamaran pada perampokan Januari 2018 karena dia ingin ditangkap dan kembali ke penjara.

Namun, seperti dikutip dari SF Gate, Minggu 30 Juni 2019, pengacaranya mengatakan Krebs telah melaporkan memiliki gejala penyakit Alzheimer, dan seorang neuropsikolog menyimpulkan bahwa Krebs tidak kompeten untuk diadili karena dia menderita demensia.

Tetapi dua ahli kesehatan mental lainnya mengatakan Krebs kompeten dan percaya bahwa dia berpura-pura sakit, dengan seorang pakar mengatakan Krebs "memperindah atau membesar-besarkan" kondisinya untuk menghindari penuntutan.

Image result for 81-year-old robbery suspect wanted to return to prison

Sekarang tergantung pada hakim untuk memutuskan apakah pria yang akan yang berusia 82 tahun bulan depan itu akan menuju pengadilan atau tidak.

Jika dianggap tidak kompeten, Krebs dapat dikirim ke fasilitas kesehatan dalam upaya untuk membuatnya kembali sehat secara mental.

Krebs menjalani lebih dari 30 tahun penjara karena perampokan bank tahun 1981 di Florida dan dijatuhi hukuman tiga tahun penjara sebuah hukuman 1966 di Chicago karena menggelapkan $ 72.000 dari bank tempat ia bekerja sebagai teller.

Dia juga mendekam selama 17 tahun lagi di Arizona karena pencurian dan hukuman perampokan bersenjata dari Arizona sejak 1980.

Baca juga:

Pria Dipenjara karena Merampok Bank dengan Buah Pisang

Anak Anjing yang Dirampok di Toko Hewan Peliharaan Ditemukan Berkat Media Sosial

Seorang Pria Laporkan Perampokan, yang Ditemukan Polisi Mengejutkan...

Tabrakkan Mobil Pada Toko, Pria Ini Rampok Sex Toys dan Lingerie

Dua Pria Ini Buron Setelah Rampok Uang Puluhan Juta dari Laundry Umum