Terlalu Banyak Berhubungan Seks, Hewan Ini Terancam Punah

Jumat, 1 Juni 2018 09:34
Terlalu Banyak Berhubungan Seks, Hewan Ini Terancam Punah

Sooperboy.com - Hewan marsupila asal Australia terancam punah karena kematian massal akibat musim kawin yang memungkinkan hewan-hewan itu berhubungan seks hingga 14 jam.

Seperti dikutip dari ABC, Jumat 1 Juni 2018, pejantan marsupilia mati karena kelelahan setelah berhubungan seks pada musim kawin yang singkat.

Andrew Baker dari Queensland University of Technology mengatakan pejantan memiliki begitu banyak hubungan seks selama musim kawin dan tubuh mereka menghasilkan tingkat testosteron yang tinggi dan berakibat fatal.

"Setiap tahunnya, mereka memiliki sesi maraton seks selama tiga minggu," kata Baker.

"Itu merupakan sesi besar dari semua pejantan dan betina mencoba untuk berpasangan satu sama lain secepat mungkin dan pada akhirnya semua pejantan mati."

Baker menambahkan pada saat bayi-bayi dilahirkan, tidak ada satu pun pejantan yang masih hidup dan mendorong spesies itu menuju kepunahan.

Sesi seks dapat berlangsung dari beberapa jam hingga 14 jam.

Dr Andrew Baker holds a female antechinus

Baker mengatakan proses yang melelahkan itu juga berisiko pada betina, tetapi tingkat testosteron yang tinggi pada pejantanlah yang pada akhirnya menyebabkan kematian.

Dari beberapa hewan marsupial seperti antechinus, phascogale, dan dasykaluta, antechinus berkepala perak merupakan spesies paling banyak mengalami kepunahan.

Pasalnya, tak hanya soal seks, kepunahan mereka juga diakibatkan oleh ancaman dari hewan lain.

"Mereka suka tempat yang lembap, basah, seperti hutan terbuka. Namun ada banyak ternak kuda dan babi di banyak taman nasional dan sayangnya spesies invasif itu menginjak-injak habitat yang mungkin digunakan antechinus untuk bersarang atau mencari makan," tambah Baker.

Namun, para peneliti masih berusaha untuk mengembangbiakan spesies tersebut dengan segala upaya.

"Pada pertengahan tahun lalu, kami berhasil dan menemukan salah satu antechinus langka di tempat yang tidak pernah terlihat sejak akhir 1980-an oleh anjing pelacak," ujar Barker.

Kelompok riset sekarang akan memperluas program anjing pendeteksi untuk mencoba membantu spesies tersebut beregenerasi ke tingkat di mana ia dapat dihapus dari daftar spesies yang terancam punah.

Tapi, Baker mengatakan itu tidak akan mudah.

"Kami beruntung bahwa beberapa tempat di mana mereka tinggal sebenarnya adalah taman nasional," katanya.

"Jika kita semua bekerja keras selama beberapa tahun ke depan kita dapat menyelamatkan spesies-spesies ini," tutup Barker. (eha)

Baca juga:

Pria Ini Ditangkap Polisi karena Berhubungan Seks dengan Knalpot Mobil

Buat Heboh Warga, Presiden Uganda Larang Oral Seks

Pria Ini Terekam Kamera Tengah Berhubungan Seks dengan Lubang Golf

Pria Pelaku Pelecehan Seks ke Artis Hollywood Ini Umumkan Bangkrut

Pria Ini Sering Lakukan Pelecehan Seksual ke Seekor Kuda