Teori Konspirasi: Asteroid 'Dewa Kekacauan' Apophis Akan Hantam Bumi

Jumat, 18 Oktober 2019 10:14
Teori Konspirasi: Asteroid 'Dewa Kekacauan' Apophis Akan Hantam Bumi

Sooperboy.com - Michael Horn, yang menyebut dirinya seorang ilmuwan konspirasi, menolak penelitian NASA yang menyatakan batuan ruang angkasa atau asteroid Apophis akan lewat dalam jarak 19.000 mil dari permukaan Bumi.

Dia mengatakan asteroid selebar 340 meter itu sebenarnya akan mengenai suatu tempat antara Laut Utara dan Laut Hitam. Horn, yang juga mewakili Ufologis Billy Meier, bahkan percaya asteroid akan menghancurkan Bumi, melepaskan gas beracun yang bisa membunuh jutaan orang.

Menurut Express, Jumat 18 Oktober 2019, dia tidak dapat menjelaskan bagaimana "tim peneliti" NASA sampai pada kesimpulan bahwa bumi akan aman dari hantaman asteroid. Ia mengatakan: "Ada dua hal yang kita bicarakan di sini, tabrakan asteroid besar dan dampak tabrakan tertentu dari asteroid Apophis."

“Kita tahu, dalam hal waktu penelitian yang saya miliki, hantaman itu akan berada di antara Laut Utara dan Laut Hitam, yang tidak terlalu jauh dari Inggris," ujarnya.

"Untuk menguraikan dampak seperti itu, kami telah mengambil kesulitan untuk menggambarkan informasi ini, kami telah menempatkannya secara online dalam bentuk buku komik sehingga orang dapat memiliki pemahaman tentang apa artinya ini," katanya.

“Kata-kata deskriptif mungkin bahkan lebih penting karena kerusakan luar biasa yang akan ditimbulkan," tuturnya.

“Jika ketika Apophis mengahntam, mari kita katakan secara khusus di daerah antara Laut Utara dan Laut Hitam," terangnya.

"Ini akan menyebabkan retakan, retakan di kerak bumi," ujarnya.

"Ini akan menyebabkan pelepasan gas besar-besaran, akan ada potongan asteroid dan Bumi yang akan dilemparkan kembali ke ruang angkasa," jelasnya.

“Ada panas yang luar biasa ketika hal seperti itu datang dalam arti kebakaran dan jutaan orang bakal binasa di daerah terdekat," katanya.

“Kemudian dampak asteroid menghasilkan kemungkinan efek global," lanjutnya.

“Dari segala sesuatu dari fenomena musim dingin nuklir di mana langit menjadi gelap dan gas bermigrasi merusak laut," tuturnya.

“Setiap jenis komplikasi konsekuensial dari objek besar datang dengan kecepatan luar biasa dan bersinar panas di atmosfer dan berdampak pada Bumi," lanjutnya.

"Kami tidak ingin melihat itu, tidak ada yang melakukannya apakah itu antara Laut Utara dan Laut Hitam atau tempat mana pun jika asteroid Apophis mengenai itu akan menyebabkan kerusakan besar," terangnya.

NASA memperkirakan asteroid  yang bernama lengkap 99942 Apophis akan meluncur melewati Bumi dalam 10 tahun, dan telah memulai persiapan untuk kedatangannya ke tata surya.

Tapi Horn mengatakan asteroid itu akan menyerang Bumi pada 13 April 2029 atau 13 April 2036.

Apophis adalah salah satu asteroid terbesar yang melintas begitu dekat ke permukaan bumi.

Bahkan CEO SpaceX, Elon Musk, telah menawarkan pandangannya.

Berbagi artikel Express.co.uk tentang Apophis dia memperingatkan Bumi "saat ini tidak memiliki pertahanan" untuk dampak "batu besar".

Elon MUsk berkata: “Nama yang bagus! Tidak akan khawatir tentang yang satu ini, tetapi sebuah batu besar akan menghantam Bumi pada akhirnya dan kami saat ini tidak memiliki pertahanan." (eha)

Baca juga:

Dosen Oxford University: Alein Ada di Bumi dan Bernafas Melalui Manusia

Mobil Sopir Taksi Ini Sudah Tempuh Jarak 1,6 Juta Km Atau 2 X PP Bumi-Bulan

NASA Peringatkan Asteroid yang Berpotensi Menabrak Bumi Berlipat Tiga

Ingin Buktikan Bumi Datar, Pria Ini Akhirnya Terbang dengan Roket Buatan Sendiri

Ingin Buktikan Bumi Ini Datar, Pria Ini Luncurkan Roket Buatan Sendiri