Temukan Koin Emas U$ 5 Langka, Seorang Pria Bakal Jadi Miliarder Baru

Kamis, 26 April 2018 11:46
Temukan Koin Emas U$ 5 Langka, Seorang Pria Bakal Jadi Miliarder Baru

Sooperboy.com - Seorang pria dari New England, Amerika Serikat, seolah mendapat hadiah jakpot.

Itu terjadi ketika koin emas yang dia temukan -yang semula diyakini palsu-- telah diautentikasi dan diperkirakan bernilai jutaan dolar atau belasan miliar rupiah.

Menurut New York Daily News, Kamis 26 April 2018, identitas pria penemu koin emas itu sampai sekarang masih dirahasiakan.

Menurut Numismatic Guaranty Corporation (NGC), sebuah perusahaan pembuktian koin langka, koin U$ 5 atau Rp 68 ribu milik pria itu adalah koin langka dari masa San Francisco Mint pada tahun 1854 ketika terjadi demam emas di California atau Gold Rush.

Menurut peneliti dari lembaga itu, koin berusia 164 tahun tersebut merupakan koin keempat yang diketahui asli dan ditemukan sampai saat ini.

Pria pemilik koin itu tak ingin dikenal. Ia ingin dirinya tetap anonim.

"Ini seperti menemukan lukisan Picasso asli di pasar loak. Ini adalah penemuan sekali seumur hidup," kata Ketua NGC, Mark Salzberg.

Dia mengatakan pemilik koin, yang diidentifikasi hanya sebagai seorang pria, "tercengang ketika kami memberi tahu dia bahwa itu adalah koin langka yang bernilai jutaan dolar."

Salzberg mengatakan pemilik koin itu membawanya ke acara koin di mana para kolektor dan penjual koin kuno awalnya keliru memperkirakan bahwa koin itu palsu.

"Mereka mengira itu palsu karena hingga saat ini hanya ada tiga buah koin emas asli San Francisco Mint U$ 5 yang diketahui masih ada," kata Salzberg.

"Reaksi awal kami saat memeriksa koin itu adalah tidak percaya bahwa barang langka sebesar ini bisa ditemukan setelah bertahun-tahun," kata Presiden NGC, Rick Montgomery.

"Tapi begitu kami melihat koin untuk pertama kalinya, jelas koin itu asli," ujar Montgomery.

Koin emas denominasi U$ 5 juga dikenal sebagai Half Eagle.

Menurut catatan Mint, koin itu hanya dicetak 268 buah di San Francisco pada 1854, tahun pertama koin itu diproduksi.

Sementara koin emas Eagle senilai U$ 10 dan koin Double Eagle senilai U$ 20 justru dibuat dalam jumlah yang jauh lebih besar, kata Montgomery.

"Para pedagang di daerah itu menginginkan denominasi yang lebih besar, jadi mereka membuat denominasi yang lebih kecil hanya sebagai suvenir," kata Montgomery.

"Mereka tidak memiliki permintaan besar untuk koin itu dan itulah mengapa mereka membuat koin itu sangat sedikit," tambahnya.

Salah satu koin Half Eagle yang masih ada adalah milik Smithsonian Institution di Washington, D.C.

Smithsonian memberikan Numismatik foto koin untuk membantu proses otentikasi.

Tidak diketahui apakah pemilik koin berencana untuk menyimpan atau menjual koin yang berharga itu.

"Dugaan kami dia mungkin akan melelang koin itu, atau menawarkannya untuk kolektor pribadi," kata Montgomery.

Tapi tidak disebutkan di mana pria itu menemukan koin langka yang berharga itu.

Yang jelas, jika koin itu seharga U$ 1 juta saja, dia bakal mendapat rezeki sebanyak Rp 13,7 miliar. Luar biasa! (eha)

Baca juga:

Pria Pengangguran Tak Sengaja Temukan Bongkahan Emas 0,5 Kg

VIDEO: Pria Curi Seember Serpihan Emas Senilai Rp 21,6 Miliar Terekam

Pria Pencuri Seember Serpihan Emas Rp 21 Miliar Tertangkap

Perbaiki Piano Antik, Temukan Koin Emas Tahun 1847-1915

Seorang Pria Temukan Bongkahan Emas 1,1 Kg di Semak Belukar