Temukan Bom di Tempat Sampah, Pria Tunawisma Jadi Pahlawan

Rabu, 21 September 2016 15:13
Temukan Bom di Tempat Sampah, Pria Tunawisma Jadi Pahlawan

Sooperboy.com - Lee Parker tengah membutuhkan tas ransel bekas. Ia seorang tunawisma dan dia menggunakan kantong plastik berwarna biru untuk membawa semua barang-barangnya.

Jadi, ketika dia dan seorang temannya melihat sebuah ransel tergolek di dalam tong sampah dekat stasiun kereta api Elizabeth, New Jersey,  Amerika Serikat, ia langsung mendekati untuk mengambilnya.

"Ketika saya melihat ransel itu saya berkata, 'Ini bagus, saya bisa memilikinya buat bekerja, saya bisa menyimpan tempat makanan di dalamnya,'" kata Parker pada CNN, Rabu 21 September 2016.

Tapi saat dia dan temannya melihat ke dalam isi tas ransel itu, dia segera tahu dia harus segera menelepon polisi.

"Saya terkejut ketika melihat isinya," kata temannya, Ivan White. "Itu bukan bom mainan dengan bunyi tik-tok-tik-tok, tapi benda itu memiliki kabel."

Lilitan kabel itu terangkai dalam lima pipa yang terdiri dari lima bom. Pihak berwenang percaya ini ada kaitannya dengan ledakan sehari sebelumnya di New York City dan Seaside, New Jersey.

Seperti diketahui, sebuah ledakan mengguncang area ramai di Chelsea, Manhattan, New York City pada Sabtu malam waktu setempat. Sedikitnya 29 orang terluka dan satu di antaranya kritis.

Bom pipa juga mengguncang Seaside, New Jersey, Sabtu lalu. Bom di Seaside ditaruh di tempat sampah ketika 2.000 pelari tengah melakukan lomba untuk pengumpulan dana bagi marinir. Untunglah bom meledak sebelum rombongan pelari lewat. Tak ada yang terluka dalam insiden itu.

Polisi pun langsung menanggapi telepon darurat 911 dari dua pria tunawisma itu. Salah satu bom diledakkan di tempat oleh robot penjinak bom.

Kini, dua pria tunawisma yang menemukan bom itu menjadi pahlawan buat komunitas mereka. Sebuah penampungan tunawisma lokal langsung membuat sebuah penggalangan dana online untuk dua pria tunawisma itu.

"Kalau bukan berkat peran mereka sebagai pahlawan, Elizabeth, New Jersey, akan mengalami serangan teroris yang menghancurkan," kata organisasi itu di halaman kampanyenya. "Kami mengumpulkan dana untuk dua pahlawan ini yang telah berbuat banyak untuk komunitas kami."

"Pahlawan? Wah, saya tidak akan pernah sampai ke sana," kata Parker ke WABC. Ia menambahkan apa yang dia lakukan "hanya melakukan hal yang benar."

"Saya senang saya segera menyadari situasinya dan bereaksi dengan benar, syukurlah, tidak ada yang terluka," kata White, seorang warga Elizabeth.

Parker mengatakan dia masih membutuhkan sebuah ransel. Dia berharap perhatian yang diberikan pada dia dan temannya membawanya menuju keberuntungan. (eha)