Tak Disangka, Saddam Hussein Ternyata Menulis Sebuah Novel Romantis

Kamis, 8 Februari 2018 09:02
Tak Disangka, Saddam Hussein Ternyata Menulis Sebuah Novel Romantis

Sooperboy.com - Saddam Hussein menulis sebuah novel romantis dan Anda bisa membelinya di situs Amazon menjelang Hari Valentine untuk dihadiahkan kepada kekasih.

Dilansir dari Metro, Kamis 8 Februari 2017, novel romantis ini sejatinya diterbitkan tahun 2000 oleh pemimpin rezim brutal Irak Saddam Hussein.

Novel Hussein itu berjudul Zabiba and the King, namun novel ini tidak berhasil masuk ke daftar buku terlaris atau mendapat pujian kritis.

Anda pasti penasaran kisah romantis apa yang ditulis oleh diktator tersebut pada 160 halaman novelnya?

Sedikit bocoran, plot menceritakan ribuan tahun yang lalu, menampilkan kisah cinta antara seorang raja Irak (tidak ada yang bisa menebak siapa dia) dan seorang penduduk desa bernama Zabiba.

Hubungan karakter berkembang saat mereka membahas agama, nasionalisme dan topik yang menghangatkan hati.

Jika Anda ingin menyuntikkan sedikit rempah ke dalam kehidupan cinta Anda, novel ini berisi satu adegan yang sangat aneh.

Adegan di mana karakter secara terperinci melakukan adegan seks antara seorang gembala dan seekor beruang, yang dianggap mewakili hubungan Irak dan Rusia.

Saddam Hussein menulis sebuah novel romantis dan dijual di Amazon menjelang Hari Valentine

Novel ini dijual di Amazon, di mana novel itu telah menerima banyak ulasan, termasuk 'Zabiba and the King adalah karya yang menarik dan bergerak'.

'Buku ini benar-benar mengerikan' dan 'membelinya sebagai keingintahuan sejarah, bukan untuk sastra hiburan.

Zabiba and the King adalah satu dari empat novel yang dikaitkan dengan Hussein, walaupun agen dari CIA mencurigai bahwa Hussein tidak menulisnya dan malah mengawasi produksinya dengan menggunakan penulis bayangan.

Secara keseluruhan, novel Hussein cenderung berfokus pada protagonis heroik.

Selain novel romantis, Hussein juga pernah menulis novel bertajuk Get Out Of Here, kisah seorang pejuang Arab yang menyelamatkan kota asalnya dari sebuah rencana pemberontakan dan menggulingkan pemimpinnya.

Novel itu menampilkan kata pengantar oleh putri Hussein.

Konon buku setebal 256 halaman tentang perjuangan antara Timur Tengah dan Amerika itu diselesaikan oleh Hussein pada hari-hari sebelum AS menyerang Irak pada tahun 2003.

Nah, apakah Anda tertarik untuk membeli novel karya Saddam hussein tersebut? (eha)

Baca juga:

Romantis, Pria Lamar Kekasih Lewat Marmer Dinding Stadion Viking

Romantis, Hibahkan Liver, Pria Ini Nikahi Wanita yang Menerimanya

Romantis dan Penuh Tantangan! Pria Ini Lamar Kekasih di Puncak Tebing

Pria Ini Gunakan 4500 Popok Untuk Melamar Kekasih

Melamar dengan Membuat Patung Pasir Replika Sang Kekasih