Studi: Hampir 80 % Pria Korea Selatan Lakukan Kekerasan ke Pacar

Kamis, 24 Agustus 2017 16:02
Studi: Hampir 80 % Pria Korea Selatan Lakukan Kekerasan ke Pacar

Sooperboy.com - Sebuah rekaman video sempat membuat heboh beberapa waktu lalu. Saat itu terekam seorang pria memukul dan menendang pacar wanitanya  sebelum mengejarnya di sebuah jalan di Seoul dengan menggunakan truk.

Video yang dilansir bulan Juli lalu mengejutkan publik Korea Selatan. Hal itu memicu kampanye aksi 100 hari polisi untuk melawan kekerasan pada perempuan.

Menurut The Telegraph, Kamis 24 Agustus 2017, namun sebuah studi yang baru dirilis oleh Korean Institute of Criminology mengungkapkan bahwa serangan ekstrem pria itu ke pacarnya di siang bolong di ibu kota Korea Selatan, bukanlah kejadian pertama.

Studi tersebut, berdasar penelitian pada 2.000 pria Korea Selatan, menunjukkan bahwa 1.593 atau 79,7 %, mengaku pernah melakukan kekerasan fisik atau pskologis pada pacarnya saat mereka berkencan.

Harian Herald Korea melaporkan, studi itu menemukan 71 % di antaranya mengaku telah mengendalikan kegiatan pacar mereka serta membatasi hubungan pacar mereka dengan temannya atau anggota keluarga.

Perilaku pengendalian itu termasuk sering menelepon untuk memeriksa keadaan pasangan mereka, atau menentukan bagaimana seharusnya pacarnya berpakaian.

Dari 1.593 pria, 37,9 % mengakui pernah melakukan pelecehan seksual, 36,6 % menggunakan kekerasan psikologis, dan 22,4 %  melakukan kekerasan fisik.

Sekitar 23 % mengatakan mereka pernah membanting pintu karena marah pada pacar mereka, dan sekitar 100 pria mengatakan mereka pernah membuat memar atau luka kecil pada pacar mereka.

Penelti utama studi itu, Hong Young Oh, mengatakan bahwa perilaku kekerasan tersebut berasal dari budaya patriarki yang mengakar kuat di Korea Selatan. Dalam budaya itu, laki-laki lebih tinggi dari perempuan.

"Tingginya jumlah tindakan tersebut menunjukkan bahwa pelaku sendiri tidak sadar atau tak mengenali tindakan mereka sebagai kekerasan saat kencan," katanya.

Sementara survei lain yang dilakukan Hotline Women Korea juga menunjukkan bahwa 61,6 % responden wanita mengaku bahwa mereka pernah dianiaya pacarnya saat berkencan.

Kepolisian telah berjanji untuk bekerja lebih dekat dengan organisasi perempuan sebagai bagian dari  perintah baru Presiden Moon Jae-in untuk menciptakan situasi yang lebih aman buat wanita.

Langkah tersebut dilakukan di tengah kritikan bahwa penegak hukum tak menganggap serius kekerasan yang terjadi saat kencan. Berdasarkan undang-undang, kejahatan itu hanya dikenai denda ringan sebesar U$ 90 atau Rp 1,2 juta.

Kenyataan hasil studi itu menunjukkan sisi ironis pria Korea Selatan. Dalam film K-Pop, pria Korea Selatan digambarkan pria romantis yang tak pernah melakukan kekerasan pada pacar. Faktanya, justru sebaliknya... (eha)

Baca juga:

Riset: Pria Cerdas Cenderung Pemalas

Studi: Pria Poligami Berisiko Lebih Tinggi Terkena Serangan Jantung

Studi Terbaru: Jenggot Membuat Pria Lebih Menarik

Studi Teranyar: Pria Sekarang Lebih Lemah dari 30 Tahun Lalu

Studi: Banyaknya Wanita Membuat Pria Lebih Suka Berkelahi