Setengah Juta Orang Bersiap Geruduk Area 51, Markas Alien di AS

Senin, 15 Juli 2019 10:14
Setengah Juta Orang Bersiap Geruduk Area 51, Markas Alien di AS

Sooperboy.com - Setengah juta orang telah mendaftar untuk "menyerbu" pangkalan militer Amerika Serikat yang menurut teori konspirasi merupakan pangkalan teknologi mahluk asing alias alien.

Menurut Sky News, Senin 15 Juli 2019, acara yang diunggah di Facebook ini disebut  "Strom Area 51, they can't stop all of us" dan berkata: "Kita semua akan bertemu di Area 51 objek wisata Alien Center dan mengoordinasikan kode masuk kita."

"Jika kita berlari seperti Naruto, kita bisa bergerak lebih cepat dari peluru mereka. Mari kita lihat pangkalan rahasia alien," tulis seruan itu.

Lari Naruto adalah gaya lari unik Naruto Uzumaki, bintang serial kartun Jepang Naruto yang berlari dengan tangan terbentang di belakangnya.

Acara itu, yang dijadwalkan berlangung tanggal 20 September, kemungkinan adalah lelucon. Menurut comicbook.com,  pembuatnya terkenal karena kerap memposting meme dan konten streaming di Twitch, platform streaming langsung untuk para gamer.

Menurut media, Angkatan Udara AS mengetahui unggahan di Facebook itu tetapi tidak berkomentar apa pun.

Area 51 berjarak sekitar 150 mil dari Las Vegas, tidak terbuka untuk umum, dan berada di bawah pengawasan 24 jam.

Lahan gurun terpencil seluas 4.000 mil persegi pertama kali digunakan untuk pengembangan pesawat mata-mata U2 pada 1950-an.

Program itu selesai setelah U2 dioperasikan sekitar tahun 1956 dan pangkalan tersebut sejak itu digunakan untuk menguji pesawat militer lainnya.

Gubernur Nevada Bob Miller memimpin pembukaan tanda jalan baru untuk Nevada State Highway 375 di Rachel, sekitar 150 mil di utara Las Vegas pada tahun 1996.
 
Namun para ahli teori konspirasi mengatakan areal itu juga telah digunakan untuk menyimpan sisa-sisa UFO yang jatuh dan teknologi alien lainnya.

Pemerintah AS sendiri secara resmi menyatakan bahwa apa yang terjadi di Area 51 diklasifikasikan rahasia untuk tujuan keamanan nasional.

Tapi hal itu  membuat fakta bahwa pemerintah mengakui keberadaan pangkalan itu hanya memicu spekulasi.

Peter Merlin, seorang sejarawan kedirgantaraan AS yang telah banyak menulis tentang Area 51, mengatakan bahwa fasilitas itu "benar-benar tempat untuk menguji dan mengevaluasi pesawat terbang dan sistem senjata terkait".

Dia juga mengatakan bahwa siapa pun yang muncul pada 20 September mungkin menemukan diri mereka lebih berisiko di medan gurun yang tak kenal ampun daripada peluru petugas penjaga keamanan yang menjaga fasilitas itu.

"Para penjaga keamanan hanya bisa duduk dan menunggu," katanya. "Mereka tidak perlu melakukan apa pun jika mereka tidak mau. Gurun akan mengurus orang-orang kerasukan ini." (eha)

Baca juga:

'Alien' Chernobyl Terbunuh Secara Misterius di Dekat Kota Nuklir Rusia

Mantan Prajurit AS Mengaku Pernah Mengubur Logam Sisa Pesawat Alien

Mengaku Diculik Alien, Pria Ini Merasa Ingatannya Dihilangkan

Klaim Mengejutkan, Ternyata Piramida Dibangun oleh Dewa Alien Kuno

VIDEO: Penampakan Aneh di Langit Meksiko, Tanda Alien Turun ke Bumi?