Setengah Juta Hiu Kemungkinan Bakal Dibunuh untuk Mendapatkan Vaksin Virus Corona

Senin, 5 Oktober 2020 10:14
Setengah Juta Hiu Kemungkinan Bakal Dibunuh untuk Mendapatkan Vaksin Virus Corona

Sooperboy.com - Dalam upaya menemukan vaksin Covid-19, para ahli satwa liar mengklaim setengah juta hiu dapat dibunuh secara massal untuk mendapatkan formulasi vaksin yang pas.

Squalene, minyak alami yang dibuat dari hati hiu, digunakan sebagai obat dan juga digunakan sebagai adjuvan untuk meningkatkan efektivitas vaksin.

Menurut The Daily Mirror, Senin 5 Oktober 2020, minyak hiu itu juga digunakan dalam vaksin percobaan untuk virus corona.

Jika obat-obatan yang mengandung squalene bakal diproduksi di seluruh dunia, kelompok konservasi hiu yakin sekitar 250.000 hiu bakal disembelih untuk memberikan satu dosis suntikan vaksin bagi setiap orang.

Angka itu berlipat ganda dan menjadi lebih mengerikan jika setiap orang membutuhkan dua suntikan vaksin Covid-19.

Stefanie Brendl, pendiri dan Direktur Eksekutif Shark Allies, berkata: "Memanen sesuatu dari hewan liar tidak akan pernah berkelanjutan, terutama jika predator itu tidak berkembang biak dalam jumlah besar."

Dalam sebuah unggahan di Facebook, dia menambahkan: "Kami tidak mencoba memperlambat atau menghalangi produksi vaksin corona."

“Kami hanya meminta agar pengujian squalene non-hewani dilakukan bersamaan dengan squalene hiu sehingga minyak itu bisa segera diganti," ujarnya.

"Dengan miliaran dosis yang dibutuhkan per tahun, selama beberapa dekade mendatang, sangat penting bagi kita untuk tidak bergantung pada sumber daya hewan liar. Ini dapat merugikan spesies hiu yang diburu untuk diambil minyaknya," katanya.

Grup pelindung hiu tersebut telah menyiapkan petisi online berjudul 'Berhenti Menggunakan Hiu dalam Vaksin COVID-19 - Gunakan Opsi Berkelanjutan yang Ada'.

Target tanda-tangan mereka adalah 10.000, dan kini mereka sudah mengumpulkan 9.500 tanda-tangan.

Mereka menyatakan ada alternatif lain. Karena struktur kimia senyawa squalene identik pada hiu dan alternatif non-hewani, yang berarti efektivitasnya dalam vaksin harus identik terlepas dari sumbernya.

Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), kini ada 40 vaksin untuk Covid-19 yang tengah dalam evaluasi klinis dan 142 vaksin dalam evaluasi praklinis. (eha)

Baca juga:

Tinju Mata Ikan Hiu Putih yang Menggigitnya, Peselancar Pria Ini Selamat dari Maut

Kerangka Hiu Berusia 330 Juta Tahun Ditemukan di Sebuah Gua

Kelompok Band Rock "Kiss" Bakal Gelar Konser untuk Hiu

Siswa Penyelam Berpapasan dengan Hiu Putih Raksasa

VIDEO: Seekor Hiu Putih Besar Buntuti Perahu Polisi Saat Tengah Patroli