Setelah 41 Tahun, Dua Pria Ini Baru Tahu Tertukar Saat Bayi

Senin, 29 Agustus 2016 15:17
Setelah 41 Tahun, Dua Pria Ini Baru Tahu Tertukar Saat Bayi

Sooperboy.com - Dua pria berumur 41 tahun asal Kanada, baru tahu mereka tertukar saat bayi, seperti dilaporkan CBC News, Senin 29 Agustus 2016.

Leon Swanson dan David Tait Jr. lahir tahun 1975 di Norway House Indian Hospital yang dijalankan oleh pemerintah setempat. Mereka berdua hidup dalam satu komunitas dan tumbuh bersama-sama di Norway House Cree Nation, provinsi Manitioba, Kanada.

Dalam jumpa pers yang digelar Jumat lalu, pejabat setempat mengatakan kedua pria itu telah dibesarkan oleh ibu biologis yang berbeda. Itu didasarkan hasil tes DNA mereka.

"Apa yang terjadi di sini adalah perampokan," kata Eric Robinson, mantan anggota parlemen Manitoba dalam jumpa pers itu. "Anda tidak bisa menggambarkannya lebih jauh dari fakta pahit itu."

Swanson dan Talt lahir dengan selisih waktu 3 hari. Swanson lahir tanggal 31 Januari 1975 sedangkan Talt lahit tanggal 3 Februari 1975 di rumah sakit pemerintah Norway House Indian Hospital tahun 1975.

Saat jumpa pers digelar, David Talt Jr. terlihat berderai air mata. Ia shok karena ternyata dia dibesarkan oleh ibu berbeda sejak tahun 1975.

"Kami kehilangan kata-kata," kata Tait. "40 tahun hilang... sungguh memilukan, membingungkan dan memicu kemarahan."

Ini adalah kasus kedua bayi tertukar di Norway House India Hospital pada tahun 1975.

Bulan November lalu, Luke Monias dan Norman Barkamn dari Garden Hill First Nation juga melakukan tes DNA dan mendapatkan kepastian bahwa mereka dibesarkan oleh ibu kandung berbeda sejak bayi. Mereka lahir di tahun 1975, lima bulan setelah kelahiran Swanson dan Tait di rumah sakit yang sama.

Kasus ini juga yang membuat Swanson, Tait dan keluarga mereka memutuskan melakukan tes DNA juga. Mereka punya kecurigaan yang sudah lama bahwa bayi mereka tertukar ketika lahir.  Dan ternyata kecurigaan mereka benar.

"Saya tidak bisa menggambarkan hal ini selain dari tindakan kriminal," kata Robinson. "Kita dapat hidup dengan satu kekeliruan, tapi dua kekeliruan adalah hal yang tak bisa diterima."

Menteri Kesehatan Kanada Jane Philpott dalam pernyataan persnya membenarkan telah membentuk tim investigasi untuk mengungkap kasus ini.

"Disebabkan oleh perkembangan terakhir, kementerian akan bergerak cepat membuat sebuah lembaga pihak ketiga yang independen untuk menyelidiki kasus ini," katanya. (eha)