Seorang Pria Tewas Setelah Rokok Elektrik yang Dia Hisap Mendadak Meledak

Rabu, 16 Mei 2018 12:17
Seorang Pria Tewas Setelah Rokok Elektrik yang Dia Hisap Mendadak Meledak

Sooperboy.com - Rokok elektrik selama ini digunakan oleh banyak orang untuk beralih dari kecanduan pada rokok tradisional.

Namun, kecelakaan menggenaskan yang dialami pria Florida, Amerika Serikat ini, menunjukkan betapa tidak amannya rokok elektrik.

Menurut CNN, Rabu 16 Mei 2018, sebuah ledakan dari rokok elektronik telah membunuh seorang pria di St. Petersburg, Florida.

Nama pria malang yang tewas itu adalah Tallmadge D'Elia, 38 tahun.

Menurut laporan otopsi, dia ditemukan tewas setelah alarm kebakaran meledak di rumahnya ketika petugas tiba di tempat kejadian.

Petugas menemukan dia dengan luka di daerah bibir atasnya dan area luka bakar ke tubuhnya.

Menurut Bill Pellan, direktur investigasi di Kantor Pemeriksa Medis Pinellas County, penyebab kematiannya diidentifikasi karena luka akibat pecahan proyektil di bagian kepala.

Proyektil itu berasal dari bagian rokok elektrik. Hasil otopsi mencatat bahwa rokok elektrik itu diproduksi oleh Smok-E Mountain dan merupakan alat jenis "mod".

Rokok elektrik adalah perangkat yang dioperasikan dengan baterai yang menghasilkan aerosol dengan memanaskan cairan, biasanya mengandung nikotin, perasa dan bahan kimia lainnya. Pengguna menghirup aerosol.

Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) AS, lebih dari satu dari setiap 10 orang dewasa telah mencoba rokok elektrik atau e-cigarette lebih dari sekali.

Rokok elektrik bentuknya bisa datang dalam berbagai bentuk dan ukuran; beberapa dibuat agar terlihat seperti rokok biasa, sementara yang lain adalah perangkat yang lebih besar dengan sistem tangki atau "mod."

Menurut Food and Drug Administration AS, penyebab pasti insiden ledakan rokok elektrik terkadang tidak jelas, tetapi bukti menunjukkan bahwa masalah itu terkait baterai yang dapat menyebabkan ledakan.

Menurut Thomas Kiklas, chief financial officer dari Asosiasi Rokok Elektronik Tembakau Uap, rokok elektrik yang serupa dalam ukuran dan bentuk rokok tradisional biasanya memiliki unit watt yang lebih kecil dan karena itu mungkin tidak memiliki kekuatan untuk kegagalan operasional secara dramatis.

Alat penguap yang lebih besar -seperti perangkat yang ditemukan dalam kasus St. Petersburg- dilengkapi dengan baterai yang jauh lebih besar dan lebih kuat.

"Dua penyebab utama kegagalan dramatis dengan unit yang lebih besar adalah pengisian daya baterai yang berlebihan dan kemudian korslet dari baterai," kata Kiklas.

"Baterai lithium ion juga bisa gagal di perangkat lain, seperti di laptop, tapi itu di pangkuan Anda," katanya. "Dalam kasus ini, dengan produk e-vapor, itu berada dekat dengan wajah."

Meskipun insiden seperti itu jarang terjadi, ini bukan pertama kalinya terjadi ledakan rokok elektrik.

Menurut data US Fire Administration, ada 195 kebakaran akibat rokok elektrik yang dilaporkan secara terpisah dan insiden ledakan di Amerika Serikat seperti dilaporkan oleh media antara 2009 dan 2016.

Misalnya, pada tahun 2015, rokok elektrik meledak di wajah seorang pria di Naples, Florida, membakar wajah, dada, tangan, dan paru-parunya.

Pada tahun 2016, sebuah rokok elektrik meledak di saku celana seorang pria New York. Dia menderita luka bakar tingkat tiga.

Juga pada tahun itu, seorang gadis berusia 14 tahun mengalami luka bakar tingkat sedang setelah rokok elektrik meledak di saku seseorang di dekatnya ketika dia sedang naik wahana Harry Potter di Universal Studios di Orlando, Florida.

Namun baru kali kasus rokok elektrik berakibat fatal.

Alih-alih mengurangi kecanduan pada rokok tradisional dengan beralih ke rokok elektrik, pria itu malah harus kehilangan nyawa. Tragis. (eha)

 Baca juga:

Pria Kehilangan 7 Gigi Setelah Rokok Elektrik Meledak di Wajahnya

Rokok Elektrik Mendadak Meledak di Saku Celana Pria Ini

Lembaga Pemikir IEA: Perokok Baik untuk Ekonomi

Obat Anti-Merokok Champix Mendorong Pria Ini Bunuh Diri

Di Usia 112 Tahun, Pria Tertua di Amerika Ini Masih Merokok 12 Batang Sehari