Seekor Monyet Dipukuli Sampai Mati oleh Kumpulan Monyet karena Tak Lagi Bisa Ereksi

Senin, 13 Mei 2019 13:02
Seekor Monyet Dipukuli Sampai Mati oleh Kumpulan Monyet karena Tak Lagi Bisa Ereksi

Sooperboy.com - Seekor monyet jenis Barbary yang berusia 18 tahun adalah pemimpin dari 22 monyet lainnya, tetapi kemudian mereka berbalik dan membunuh pemimpin mereka yang sudah tua itu dengan brutal.

Menurut Daily Mirror, Senin 13 Mei 2019, monyet yang terancam punah itu dipukuli secara brutal dan dibiarkan mati oleh kumpulannya sendiri karena dia tidak bisa lagi ereksi dan memuaskan betina.

Cornelius adalah pemimpin 22 kera Barbary lainnya di Affenwelt -Monkey World- di Sondershausen, Jerman.

Monyet berusia 18 tahun itu awalnya hidup bahagia di daerah berhutan seluas 1,5 hektar yang khusus diperuntukkan untuk mereka, sampai kasus mengejutkan tentang kekerasan hewan terhadap hewan itu terjadi.

Karena faktor usia, penuaan Cornelius tampak dari kulit yang menipis, berpunuk, hampir tidak ada gigi yang tersisa dan impoten, yang berarti ketidakmampuannya untuk memuaskan sembilan kera betina telah menjadikannya target bagi para pesaing prianya.

Kepala Kebun Binatang Affenwelt, Silvio Dietzel, mengatakan: "Begitu seekor Barbary tidak dapat lagi menghasilkan keturunan, ia tidak berguna untuk kelompok."

"Cornelius hanya ditoleransi, tidak ada yang menghormati dia lagi," ujarnya.

Bahkan ketika monyet diberi makan, Cornelius sering ditendang oleh kera lainnya.

Dietzel berkata, "Karena taringnya patah, dia tidak bisa membela diri."

Kekerasan itu juga bisa jadi merupakan pembalasan dendam dari beberapa kera lain yang dianiaya Cornelius selama masa jayanya.

Enam tahun yang lalu ia menghasut seluruh klan untuk melawan saingannya sehingga empat kera dilemparkan ke pagar listrik setinggi tiga meter.

Setelah insiden itu, Dietzel harus menghabiskan dua minggu penuh untuk menangkap monyet dan membawanya kembali ke kandang.

Jagoan baru dalam grup saat ini adalah playboy bernama Jonas yang baru berusia enam tahun.

Dietzel berkata: "Semua wanita ada di kakinya, dan itulah yang diperhitungkan di dunia hewan."

Kera barbar ditemukan di alam liar di Afrika Utara dan di Gibraltar, dan dapat mencapai usia hingga 25 tahun untuk pria dan 30 untuk wanita.

Mereka terdaftar sebagai spesies yang terancam punah.

Selain kera Barbary, Kebun Binatang Affenwelt memiliki beberapa spesies monyet lainnya, beberapa di antaranya seperti lemur juga merupakan bagian dari program konservasi. (eha)

Baca juga: