Salah Ketik Gagalkan Upaya Pria Ini untuk Memalsukan Kematiannya Sendiri

Jumat, 31 Juli 2020 10:15
Salah Ketik Gagalkan Upaya Pria Ini untuk Memalsukan Kematiannya Sendiri

Sooperboy.com - Foto ini adalah sertifikat kematian di Nassau County, New Jersey, Amerika Serikat.

Jaksa Wilayah Madeline Singas mengatakan sertifikat itu seharusnya lulus sebagai sertifikat kematian dari New Jersey. Jaksa Long Island ini menuduh bahwa Robert Berger, 25 tahun, mencoba untuk memalsukan dokumen hukum itu dalam upaya untuk memalsukan kematiannya sendiri untuk menghindari kemungkinan hukuman penjara.

Menurut NPR, Jumat 31 Juli 2020, upaya tipu muslihat mungkin akan berhasil ... jika bukan karena kesalahan pengetikan.

"Setelah memeriksa sertifikat oleh NCDA, tercatat bahwa jenis dan ukuran font berubah dalam dokumen. Selain itu, jaksa mengamati bahwa kata 'Registry' dalam nama departemen salah eja sebagai 'Regsitry' di bagian 'DITERBITKAN OLEH'.," kata kantor jaksa.

"Setelah menelepon untuk memverifikasi sertifikat itu dengan Departemen Kesehatan, Statistik, dan Registrasi New Jersey, para penyelidik mengonfirmasi bahwa sertifikat itu ternyata palsu," lanjutnya.

Berger telah menghadapi hukuman untuk dakwaan kejahatan terkait pencurian kendaraan di mana dia sudah mengaku bersalah. Tetapi pada bulan Oktober, menurut jaksa penuntut, pengacaranya pada saat itu mengatakan kepada pengadilan bahwa Berger telah meninggal dunia dan menyerahkan dokumen palsu yang membuktikan bahwa Berger meninggal karena bunuh diri.

Jaksa penuntut mengatakan si pengacara, Meir Moza, lalu membuktikan bahwa Berger telah menipu dia sehingga dia secara tidak sadar berpartisipasi dalam konspirasi, dan sejak itu dia menghentikan Berger sebagai klien. Perwakilan hukum baru Berger, Lembaga Bantuan Hukum, menolak untuk berbicara tentang kasus tersebut.

Sekarang, di samping hukuman terdahulu yang harus dia jalani, Berger juga menghadapi kemungkinan hukuman penjara empat tahun atas tuduhan kejahatan pemalsuan sertifikat kematian.

"Mengirimkan dokumen palsu kepada jaksa selalu merupakan ide yang buruk," kata jaksa Singas dalam sebuah pernyataan, "dan meskipun dia telah tertangkap, kesalahan pengetikan  membuat aksi penipuan ini sangat mencolok." (eha)

Baca juga:

Dramatis, Penjahat Perang Tewas Usai Minum Racun Saat Disidang

Unik, Kematian Pria Ini Diiklankan oleh Dua Wanita Berbeda

Polah Kocak Dua Pria di Tengah Amukan Topan Ganas Mematikan

Apes, Pemburu Gajah Tewas Tertimpa Gajah Buruan yang Ditembak Mati

VIDEO: Polisi Tertangkap Kamera Mencuri di Rumah Orang Mati