Pusat Perbelanjaan Putar Video Porno di Layar Lebar, Anak-anak Menyaksikan

Sabtu, 12 Januari 2019 10:18
Pusat Perbelanjaan Putar Video Porno di Layar Lebar, Anak-anak Menyaksikan

Sooperboy.com - Sebuah toko IKEA telah menjadi berita utama minggu ini setelah mereka secara tidak sengaja memutar film porno di layar lebar selama beberapa menit.

Menurut Daily Mirror, Sabtu 12 Januari 2019, video itu menggemparkan para pelanggan di toko furnitur IKEA di Causeway, Bay Hong Kong pada hari Selasa ketika tiba-tiba film itu mulai tayang.

Menurut laporan, video itu memperlihatkan seorang lelaki tengah masturbasi. Video itu terlihat oleh banyak keluarga dengan anak-anak mereka yang tengah lewat di daerah itu.

Seorang pembelanja bernama Chan mengatakan bahwa dia menghabiskan tiga menit untuk menonton rekaman vulgar tersebut, sebelum akhirnya memutuskan masuk ke dalam toko untuk mengingatkan ke anggota staf penjual tentang situasi tersebut.

Setelah menyadari masalahnya, seorang pekerja wanita IKEA telah berusaha menutupi layar raksasa itu menggunakan selembar kertas gambar.

Namun itu terlalu kecil untuk menutupi semuanya dan gagal memberikan solusi.

Akhirnya layar harus dicabut, tetapi 25 layar lainnya di dalam toko tetap berfungsi sebagai biasa.

Chan menambahkan: "Ini hari libur, ada banyak orang di daerah itu, dan itu membuat banyak anak takut melintas."

Hingga saat ini tidak jelas bagaimana video porno itu bisa diputar di luar depan toko.

Seorang juru bicara IKEA mengatakan perusahaan merasa "menyesal tentang kejadian itu" dan mengungkapkan bahwa mereka saat ini sedang melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengetahui apa yang sebenarnya terjadi.

Sungguh sebuah kecerobohan yang tak patut. (eha)

Baca juga:

Pria Penayang Video Porno di Papan Iklan Jakarta Jadi Sorotan Dunia

Donald Trump Tersandung Skandal Video Porno Tahun 2000

Dipecat karena Tonton Film Porno, Karyawan Ini Gugat Balik dan Menang

Pemilik Penis Terpanjang di Dunia Ditawari Main Film Porno

Bintangi Film Porno, Pemilik Penis Bionik Dibayar Rp 13,4 Milyar