Profesor Universitas Sains Jepang Ajarkan Siswa Membuat Ekstasi

Rabu, 1 Mei 2019 09:15
Profesor Universitas Sains Jepang Ajarkan Siswa Membuat Ekstasi

Sooperboy.com - Seorang profesor dari universitas sains di Jepang diduga mengajari murid-muridnya cara membuat ekstasi untuk meningkatkan pengetahuan mereka tentang obat-obatan.

Tatsunori Iwamura, seorang profesor di Universitas Matsuyama di prefektur Ehime, Jepang menghadapi hukuman 10 tahun penjara karena menunjukkan kepada siswa farmasinya untuk membuat MDMA, umumnya dikenal sebagai ekstasi serta obat perancang 5f-QUPIC.

Menurut Fox News, Rabu 1 Mei 2019, pria berusia 61 tahun itu diduga menginstruksikan murid-muridnya untuk membuat ekstasi pada 2013, meskipun tidak memiliki lisensi untuk memproduksi obat untuk tujuan akademik.

Jepang mengharuskan peneliti untuk mendapatkan lisensi dari otoritas regional untuk memproduksi obat-obatan terlarang untuk tujuan akademik.

Media lokal melaporkan bahwa izin yang dikeluarkan pemerintah untuk Iwamura telah kedaluwarsa.

"Sebelas mantan mahasiswa Iwamura diduga terlibat dalam pembuatan obat-obatan terlarang," terang universitas itu.

Empat dari siswa tersebut, ditambah seorang asisten profesor, sedang diselidiki oleh jaksa.

Obat-obatan yang mereka hasilkan belum ditemukan, tetapi jejak obat lain ditemukan di laboratorium yang digunakan oleh Iwamura dan murid-muridnya.

"Kami dengan tulus meminta maaf karena telah menimbulkan keprihatinan besar kepada siswa dan orang tua mereka," kata Tatsuya Mizogami, presiden universitas, dalam sebuah pernyataan.

Dia menambahkan bahwa universitas akan mengambil tindakan disipliner terhadap Iwamura dan asisten profesor, yang belum diidentifikasi.

Iwamura juga diduga telah melakukan penelitian tentang apa obat berbahaya di Jepang.

Baca juga:

Polisi Sita Pil Ekstasi Berbentuk Kepala Donald Trump

Tertangkap CCTV, Polisi Buru Empat Turis Pria yang Tampil Bugil

Tanpa Izin, Pria Ini Tampil Telanjang di Galeri Seni

Kambing Berusia 3 Tahun Ini Terpilih Menjadi Walikota

"Tukang Kayu Telanjang" Dihukum karena Sering Tampil Bugil Saat Bekerja