Pria Temukan Foto Tua 'Billy the Kid' di Pasar Loak Senilai Rp 67 Miliar

Kamis, 23 November 2017 15:01
Pria Temukan Foto Tua 'Billy the Kid' di Pasar Loak Senilai Rp 67 Miliar

Sooperboy.com - Seorang pria yang bekerja sebagai seorang pengacara di Amerika Serikat, menemukan foto langka masa koboi di era Wild West yang memuat foto penjahat terkenal Billy the Kid.

Menurut para ahli, foto itu sekarang bernilai jutaan dolar Amerika atau puluhan miliar rupiah.

Menurut BBC News, Kamis 23 November 2017, pria beruntung itu bernama Frank Abrams.

Ia membeli foto kuno itu di sebuah pasar loak di North Carolina seharga $ 10 atau Rp 137 ribu. Ia kemudian meletakkan foto itu di ruang tamu rumahnya.

Dia kemudian berkonsultasi dengan para ahli setelah menonton sebuah program TV tentang penemuan foto Billy Kid lainnya.

Seorang sejarawan mengatakan kepada Abrams bahwa fotonya itu dapat menunjukkan penjahat itu dengan pembunuh masa depannya.

Abrams, seorang pengacara kriminal, membeli foto tintype -yang merupakan gambar yang diproduksi di atas lembaran logam tipis- di sebuah pasar loak di dekat kota Asheville pada tahun 2011.

Dia memutuskan untuk menganalisisnya dengan para ahli di museum Billy the Kid di New Mexico, setelah menonton sebuah program pada tahun 2015 tentang sebuah foto lain Billy the Kid yang kemudian terjual dengan harga jutaan dolar.

Foto kuno miliknya itu diperkirakan para ahli bernilai sekitar U$ 5 juta atau Rp 67 miliar.

Abrams menduga, satu dari lima pria yang digambarkan dalam gambar tintype-nya adalah Patrick Floyd Garrett, sang penembak Billy the Kid.

Garrett dan Billy the Kid semula berteman dekat, sampai Garrett kemudian menjadi sheriff dari Lincoln County, New Mexico.

Sheriff Garrett dikenang karena telah menembak mati Billy the Kid pada tahun 1881.

Menurut Abrams, foto miliknya -yang bertanggal 2 Agustus 1880- digantung selama beberapa tahun di dinding kamar di rumah yang disewakannya.

"Jika saya tahu itu adalah salah satu foto paling terkenal dalam sejarah, saya akan menagih lebih untuk sewa ruangan itu," kata dia tertawa.

Abrams juga menghubungi Robert Stahl, profesor emeritus di Arizona State University, serta beberapa ahli forensik lainnya, untuk mengidentifikasi apakah foto miliknya benar-benar menunjukkan  gambar Sheriff Garrett dan Billy the Kid.

William Dunniway, seorang ahli tintype, mengatakan kepada New York Times bahwa foto itu mungkin diambil antara tahun 1875-80.

Dunniway bekerja dengan ahli video forensik Los Angeles Kent Gibson untuk menyelidiki gambar tersebut.

Gibson menggunakan perangkat lunak pengenal wajah untuk menyimpulkan kemungkinan besar itu adalah foto Billy the Kid dan Sheriff Garrett.

Seorang ahli tulisan tangan di Texas membandingkan tanda tangan dari Sheriff Garrett di foto tersebut dengan 10 dokumen yang menyertakan tulisan tangannya.

Meski para ahli mengatakan foto itu mungkin bernilai jutaan dolar, Abrams mengatakan bahwa dia tidak akan terburu-buru menjualnya.

"Saya tidak pernah memberikan harga untuk itu," katanya.

"Saya memiliki minat pada sejarah," tambahnya.

Penjahat berjuluk Billy the Kid  lahir dengan nama Henry McCarty namun kemudian memakai nama alias William Bonney. Ia konon lahir di New York.

Dia diperkirakan telah pindah ke Colorado bersama ibu dan saudara laki-lakinya saat ayahnya meninggal.

Penembak jitu itu kemudian jatuh ke dunia hitam. Ia memulai karir pencurian dan pelanggaran hukum, dan diburu di negara bagian AS bagian selatan dan Meksiko utara.

Dia secara luas dianggap telah membunuh 21 orang, meski beberapa sumber menyebutkan angkanya lebih tinggi, yakni 27 orang.

Billy the Kid kemudian ditangkap dan dijatuhi hukuman penjara  pada tahun 1878 setelah ditangkap oleh seorang sheriff county.

Tapi dia kemudian kabur dari penjara. Dia kemudian diburu kembali. Dan akhirnya mati terbunuh oleh Sheriff Garrett pada tanggal 14 Juli 1881. (eha)

Baca juga:

Pria Ini Kaget Saat Tahu Jam Rolex Kunonya Dihargai Rp 1,1 Milyar

Cincin Berlian Rp 600 Juta Dijual di Pasar Loak Seharga Rp 180 Ribu

Penggalian Arkeologi di Yerusalem Temukan Ruang Teater Romawi Kuno

Seorang Pria Bercinta dengan Boneka di Tengah Pasar Loak

Pembalut Belum Diciptakan, Wanita Kuno Pakai ini Ketika Haid