Pria Sial, 5 Bulan Terakhir Dua Kali Kemaluannya Digigit Laba-laba

Kamis, 29 September 2016 15:16
Pria Sial, 5 Bulan Terakhir Dua Kali Kemaluannya Digigit Laba-laba

Sooperboy.com - Seorang pria berusia 21 tahun asal Australia baru-baru ini mendapat cap "pria paling sial di Australia" setelah kemaluannya digigit seekor laba-laba untuk kedua kalinya dalam tempo lima bulan.

Menurut The Telegraph, Kamis 29 September 2016, pria yang berprofesi sebagai pedagang itu digigit laba-laba redback ketika mengunakan toilet portabel di tempat kerja.

Ini adalah kunjungan pertamanya ke toilet portabel sejak disengat oleh laba-laba lima bulan lalu. Malangnya lagi, letak gigitan laba-laba terakhir itu kurang lebih "di titik yang sama" dengan gigitan laba-laba pertama.

"Rasanya begitu sakit dan terasa menyengat di saat awal.... Ini lebih merah, sedikit lebih bengkak, dan lebih sakit. Saya sempat diobati dengan obat tetanus dan antivenom kemarin," katanya pada KISS FM Radio.

Laba-laba redback, yang dikenali dengan garis merah khas pada perut bagian atas mereka, adalah binatang asli Australia yang bisa ditemukan di seluruh pelosok negeri.

Sekitar 4.000 gigitan laba-laba itu dilaporkan terjadi setiap tahunnya, termasuk sekitar 250 kasus yang membutuhkan obat antivenom.

Gigitan laba-laba itu, yang dapat menyebabkan rasa nyeri, pembengkakan dan rasa mual, dapat mematikan manusia. Namun tidak ada korban jiwa terjadi sejak obat antivenom dikembangkan pada tahun 1950-an.

Pihak berwenang di bagian kesehatan negara bagian New South Wales mengkonfirmasi bahwa pedagang itu datang ke sebuah rumah sakit hari Selasa kemarin.

Si pedagang menceritakan para perawat rumah sakit "mulai tertawa" ketika dia menjelaskan cedera yang dialaminya.
 
"Mereka masih mengingat saya dari cedera yang terjadi pada saya lima bulan lalu," katanya. Lima bulan lalu kemaluannya memang digigit oleh laba-laba juga.
 
"Semua orang tertawa, mereka menyebut saya sebagai pria paling sial di Australia," lanjutnya.

Saat ditanyakan bagaimana perasaannya setelah digigit laba-laba dua kali, dia berkata, "Saya pikir saya sedang sial, jujur saja. Saya berada di tempat yang salah dan di waktu yang salah." (eha)