Pria Korban Perampokan, Rampok Lagi Perampoknya

Jumat, 23 September 2016 15:11
Pria Korban Perampokan, Rampok Lagi Perampoknya

Sooperboy.com - Kisah unik ini memang sekilas tidak masuk akal. Seorang korban perampokan, berbalik menjadi perampok harta perampoknya. Tapi ini kisah nyata yang benar-benar terjadi.

Menurut The Philadelphia Inquierer, Jumat 23 September 2016, kisah ini dimulai ketika seorang pria imigran Portugal yang mengendarai mobil Chevy Coblat, dirampok saat ia berhenti di mesin penarik uang (ATM) Bank Wells Fargo di 8345 Bustleton Ave, Philadelphia, Amerika Serikat, pada Senin malam lalu.

ATM itu adalah sebuah ATM drive up, yang bisa mengambil uang saat pengemudi berada di belakang kemudi mobil. Nah, ketika ia tengah mengambil uang di ATM itulah seorang perampok bersenjata pisau menodong dan menguras uangnya.

Korban perampokan tidak melawan. Karena di mobil itu dia membawa istri dan anaknya yang masih kecil. Dengan mobil itu dia kemudian berlalu dari sana.

Tapi di tengah jalan dia ingat dia masih meninggalkan kartu debitnya di mesin ATM. Setelah menurunkan istri dan anaknya, dia kembali ke ATM dengan tujuan mengambil kartu debitnya yang tertinggal di mesin ATM.

Tapi sampai di ATM itu dia tak melihat lagi kartu debitnya. Tapi di sana dia melihat hal lain. Bajingan yang tadi merampoknya ternyata masih berdiri di sana.

Akhirnya korban perampokan itu menginjak gas dan menabrak perampok itu. Tak cukup sampai di situ, korban perampokan itu kemudian turun dari mobil dan menyerang perampoknya.

Setelah si perampok terkapar tak berdaya, dia lalu mengobrak-abrik saku si perampok. Di situ dia menemukan uang tunai milik dia yang tadi dirampok beserta kartu debit ATM-nya.

Setelah itu dia menghubungi polisi. Saat polisi datang, perampok itu sudah tergeletak di jalan dengan luka cukup parah di bagian kepala. Perampok itu lalu dibawa ke rumah sakit dan diperkirakan memerlukan perawatan selama sepekan sebelum menjalani proses hukum atas dakwaan perampokan.

Rekaman video tersembunyi atau CCTV di kawasan itu menguatkan cerita korban perampokan yang tidak bisa berbahasa Inggris itu ke polisi. Sehingga dia tidak akan dikenakan dakwaan apa-apa karena dia adalah "korban perampokan."

Ini tentu sebuah hukum karma yang manis. (eha)

Baca juga:

Ingin Selfie dengan Ular Piton, Leher Pria Ini Malah Digigit

Pria Ini Klaim Dapat Ramalkan Nasib Wanita dengan Menyentuh Dadanya

Pria Ini Pecahkan Rekor sebagai Pilot Tertua di Dunia

Puluhan Pemadam Kebakaran Dikerahkan Bawa Pria 250 Kg ke Rumah Sakit

Pria Gelandangan Diserang Buaya Saat Berenang di Bawah Jembatan Layang