Pria Gelandangan Maju sebagai Calon Walikota Washington DC'

Kamis, 12 April 2018 14:30
Pria Gelandangan Maju sebagai Calon Walikota Washington DC'

Sooperboy.com - Menjadi walikota, apalagi di kota Washington DC, Amerika Serikat, mungkin adalah cita-cita yang terlalu tinggi. Tapi tidak bagi pria gelandangan ini.

Drama dalam kampanye pemilihan Walikota Washington DC kali ini mungkin adalah apakah seorang pria gelandangan yang mengatakan dia tidur di trotoar, bus, dan tempat penampungan tunawisma, dapat memenuhi syarat untuk mengikuti pemungutan suara.

Menurut The Washington Post, pria gelandangan itu bernama Jeremiah Stanback, 32 tahun.

Jeremiah Stanback yakin ia telah memperoleh tempat di panggung politik kota ketika ia menyerahkan 2.040 tanda tangan dukungan ke Dewan  Pemilihan DC, lebih 40 buah dari syarat yang diperlukan sebagai calon walikota untuk pemilihan internal calon Partai Demokrat pada bulan Juni.

Tetapi dua kandidat lainnya -yang tidak terlalu dikenal- mempertanyakan validitas tanda tangan Stanback, memaksanya untuk muncul di hadapan seorang mediator hari Rabu lalu.

“Mereka mencoba untuk menyalib saya!” Kata Stanback, mengenakan kemeja, mantel dan topi Redskins saat dia duduk di area resepsionis sebelum sidang di markas dewan.

Di kakinya, ada tas ransel berisi pakaian dan barang-barang pribadi lainnya yang selalu ia bawa bersamanya ke seluruh kota.

"Orang-orang ini ingin membuat saya gagal," katanya. "Saya datang dengan semua aspirasi ini, tetapi saya tunawisma, dan mereka tidak menginginkan itu."

Stanback, yang menyebut dirinya "Calon Tunawisma," mengatakan dia ingin memperluas perumahan yang terjangkau di DC, yang memiliki salah satu tingkat tunawisma tertinggi di seluruh kota AS.

Ketika dia menunggu sidang dimulai, Kelly Turner, seorang asisten pemberi layanan, memandang ke arah Stanback dari meja terdekatnya dan mendorongnya untuk makan roti telur yang belum dibuka di pangkuannya.

“Anda tidak seharusnya memiliki makanan di sini, tetapi saya ingin Anda makan,” kata Turner mengatakan kepada Stanback.

Dalam beberapa bulan terakhir, Stanback telah menjadi wajah yang akrab di kantor pemilihan, serta jalan-jalan dan di pemberhentian bus di seluruh kota Washington DC, karena ia telah mengumpulkan tanda tangan untuk bersaing dalam pemilihan internal calon walikota Partai Demokrat pada bulan Juni.

"Hai! Saya Jeremiah Stanback! Bersiap maju sebagai walikota!,” ujarnya. Dia sering mengatakannya dengan suaranya yang serak dan menggelegar, seraya memegang petisi dan pena ketika dia berjalan menuju orang-orang.

Stanback mengatakan dia menghabiskan malam sebelum sidang dengar pendapat di bawah meja luar di sebuah restoran di pusat kota yang tertutup, setelah tertidur di bus 70, yang katanya sesak dengan penumpang yang tidak memiliki alamat permanen.

"Itu seperti 'Hotel Berjalan,'" kata Stanback. “Pada jam 2 pagi, bus itu penuh sesak. Ada begitu banyak orang yang saya tidak tahan lagi. ”

Saat sidang digelar, seorang asisten pengurus Dewan Pemilihan Kota, Deanna Smith, memberi tahu Stanback bahwa pesaingnya Johnson telah mempertanyakan 385 tanda tangann dukunganya. Dewan itu, katanya, sekarang menganggap 1.755 tanda tangannya sah -atau 245 lebih sedikit dari apa yang diperlukan untuk memenuhi syarat.

Ketika dia mempertimbangkan jawabannya, Stanback menyampaikan monolog.

"Saya akan menjadi walikota," janji Stanback. "Kamu mungkin tidak menyukainya."

Stanback tetap di kursinya, mempertimbangkan pilihannya.

Beberapa saat kemudian, Stanback mengatakan dia telah mencapai keputusan: Dia tidak akan menjadi kandidat di pemilihan internal Partai Demokrat.

Tapi hal itu tidak mencegahnya maju sebagai calon walikota.

“Saya akan maju sebagai seorang calon independen!”  katanya sambil tersenyum lebar.

Dia akan membutuhkan 3.000 tanda tangan baru untuk memenuhi syarat untuk pemungutan suara bulan November. Batas waktu pengumpulan tanda-tangan itu adalah 8 Agustus.

"Saya tidak akan beristirahat," jawab Stanback. "Saya akan menjadi walikota."

Sebuah upaya yang cukup gigih dari seorang yang tak memiliki tempat berteduh. (eha)

Baca juga:

Calon Terkuat Presiden Perancis Itu Menikahi Guru Sekolahnya

Remaja 18 Tahun Maju Jadi Calon Gubernur Kansas

Bocah 13 Tahun Maju sebagai Kandidat Gubernur

Gelandangan Pembeli Bensin Gadis Sudah Miliki Rumah, Sumbangan Tembus Rp 5,3 Miliar

Seorang Pria Gelandangan Selamatkan Nyawa Dua Anak dari Kebakaran Apartemen