Pria Bawa Badut ke Dalam Rapat Pemecatan Dirinya

Sabtu, 21 September 2019 10:14
Pria Bawa Badut ke Dalam Rapat Pemecatan Dirinya

Sooperboy.com - Seorang pria membawa badut untuk memberi dukungan emosional dan penghiburan setelah mengetahui dia akan dipecat.

Menurut Fox News, Sabtu 21 September 2019, seorang eksekutif periklanan di Selandia Baru yang menghadapi kemungkinan suram bakal dipecat, lalu memutuskan untuk menyuntikkan sedikit humor ke dalam situasi itu, dengan membawa badut profesional ke pertemuan terakhirnya.

Josh Thompson, seorang copywriter untuk agensi iklan FCB Selandia Baru, mengungkapkan ia telah menghabiskan U$ 200 atau Rp 1,8 juta untuk menyewa badut, dijuluki Joe, setelah mendapatkan email dari atasan yang meminta bertemu untuk "membahas peran Anda."

Badut kemudian meledakkan hewan-hewan balon dan bahkan menirukan tangisan ketika Thompson menyerahkan dokumen-dokumen pemutusan hubungan kerjanya.

Menjelaskan keputusannya di Facebook, Thompson, menulis: "Beberapa waktu yang lalu, saya mendapat pekerjaan. Beberapa saat kemudian, saya kehilangan pekerjaan. Bagi siapa saja yang belum dipecat, yang terjadi adalah mereka menjadwalkan pertemuan serius dan menyarankan Anda untuk membawa 'orang yang bisa mendukung.' Merasakan berita buruk, saya memutuskan bahwa saya akan membutuhkan seorang pendukung terbaik yang tersedia, jadi saya menghabiskan U$ 200 untuk menyewa badut. Hari ini, entah bagaimana, itu adalah berita utama di New Zealand Herald. "

Selanjutnya, ia mengakui bahwa pilihannya untuk ditemani oleh badut ke pertemuan di mana ia diberi slip merah jambu adalah "sentuhan yang tidak biasa."

"Si badut agak berisik saat dia membuat balon hewan jadi kami harus memberitahunya agar diam dari waktu ke waktu," katanya.

"Pada dasarnya dia adalah, salah satu badut terbaik di Auckland - mereka mendapatkan layanan gratis, mereka juga mendapatkan hiburan dari Joe the Clown," ujarnya.

Tidak jelas kapan tepatnya insiden itu terjadi, tetapi Thompson sejak itu pindah ke Australia, tempat dia mendapatkan pekerjaan baru.

Seorang juru bicara FCB mengatakan kepada bahwa agensi tersebut memiliki kebijakan untuk tidak mengomentari masalah ketenagakerjaan individu, tetapi dalam email berjudul "Coulrophobia" (takut badut), mengakui bahwa itu adalah salah satu cerita aneh yang ditanyakan kepadanya oleh publik." (eha)

Baca juga:

Dipecat karena Absen Kerja di Hari Minggu, Tukang Cuci Piring Menang Gugatan Rp 170 M

Dipecat karena Tonton Film Porno, Karyawan Ini Gugat Balik dan Menang

Dianggap Terlalu Cantik, Pekerja TV Ini Dipecat

Google Pecat Karyawan Pria Anti Keberagaman

Pukuli Tahanan di Penjara, Sersan Polisi Ini Dipecat