Pria Bangun Tangga Cuma Rp 7 Juta, Sedang Balai Kota Menaksir RP 8,6 M

Senin, 31 Juli 2017 09:03
Pria Bangun Tangga Cuma Rp 7 Juta, Sedang Balai Kota Menaksir RP 8,6 M

Sooperboy.com - Seorang pria di Toronto, Kanada, menghabiskan U$ 550 atau Rp 7 juta untuk membangun satu set tangga di sebuah taman di lingkungannya.

Sementara, Balai Kota memintanya menunda pembangunan karena memperkirakan ongkos pembangunan tangga itu akan menelan biaya U$ 650.000 atau Rp 8,6 miliar.

Menurut CTVNews Canada, Senin 31 Juli 2017, alih-alih berterimakasih pada pria yang mengeluarkan biaya sendiri untuk membangun tangga taman kota itu, Balai Kota malah mengancam akan meruntuhkan tangga itu karena dibangun tidak sesuai dengan standar peraturan.

Pensiunan tukang Adi Astl mengatakan, dia memutuskan membangun tangga itu karena ada jarak cukup curam antara Taman Tom Riley di Etobicoke, Ontario, Kanada, dengan jalan raya.

Ia memgatakan tetangganya ikut terlibat dalam proyek pembangunan tangga taman swadaya ini yang hanya memakan biaya U$ 500 atau Rp 7 juta. Ini jelas berbeda dengan perkiraan Balai Kota yang menaksir pembangunan tangga itu akan menguras kas kota sebesar U$ 65.000- US 100.000.

"Saya pikir mereka sedang berbicara tentang eskalator," sindir Astl.

Astl mengatakan dia memperkerjakan seorang tunawisma untuk membantunya membangun delapan anak tangga itu dalam hitungan jam.

Istri Astl, Gail Rustherford, mengatakan tangga itu telah banyak membantu orang-orang yang secara rutin menempuh rute itu melalui taman.

"Saya sering melihat begitu banyak orang terjatuh ketika berjalan di jalan berbatu yang ada di sana," kata Rustherford. "Tangga itu adalah perbaikan besar dari kondisi sebelumnya."

Astl mengatakan bahwa para tetangganya telah berterimakasih kepadanya karena telah mengurus proyek kecil itu, terutama setelah salah satu dari tetangganya patah pergelangan tangannya karena jatuh di lereng taman itu tahun lalu.

"Bagi saya keamanan manusia lebih penting dari uang," kata Astl. "Jadi jika kota tidak mau melakukannya, saya harus melakukannya sendiri."

Walikota John Tory mengakui perkiraan biaya yang dilakukan balai kota "benar-benar jauh dari kenyataan." Namun demikian dia tetap tak membenarkan warga negara membangun  di fasilitas publik.

"Saya pikir kita semua perlu sedikit akal sehat di sini," katanya. Ia pun berencana akan membangun ulang tangga itu, tentunya dengan biaya yang lebih masuk akal.

Penduduk setempat, Dana Beamon, mengatakan kepada CTVNews  bahwa dia senang melihat ada  tangga di sana, terlepas apakah tangga itu memenuhi standar kota atau tidak.

"Kami memiliki terlalu banyak birokrasi," katanya. "Kami tidak memiliki cukup inisiatif diri di kota kami, jadi saya amat terkesan."

Barangkali taksiran birokrasi yang begitu tinggi atas sebuah tangga sederhana, jadi cermin bagi kerja setiap birokrasi di pelosok dunia. Bagaimana bisa tangga sederhana ditaksir dengan harga miliaran?

Untunglah ada seorang pria sejati: Adi Astl...(eha)

Baca juga:

Frustasi, Pria Ini Lempar Ratusan Kutu Busuk di Balai Kota

Pria di Kota Ini Habiskan Rp 10 Juta untuk Sekali Cukur Rambut

Wow! Kota Ini Memiliki Durasi Malam Sepanjang 2 Bulan!

Di Kota Ini Nangkap Maling Dapat Duit

Aneh! Pria Ini Menikah dengan Kota