Pria Bangun Pesawat Luar Angkasa untuk Kunjungi Planet dari Novel Ciptaannya

Senin, 3 Desember 2018 13:01
Pria Bangun Pesawat Luar Angkasa untuk Kunjungi Planet dari Novel Ciptaannya

Sooperboy.com - Seorang pria di Spanyol memiliki rencana perjalanan jauh, tetapi dia tidak ingin naik pesawat komersial.

Tidak, menurut Huffinton Post, Senin 3 Desember 2018, dia justru membangun pesawat ruang angkasa.

Pesawat luar angkasa itu dibagun sendiri oleh Lucio Ballesteros, seorang penulis, musisi, dan YouTuber berusia 87 tahun dari Montoedo, Spanyol.

Pesawatnya cukup mengesankan, terlihat dalam video yang dibuat Ruptly, berdiameter sekitar 60 kaki atau 18 meter dengan berat hampir 1 ton.

Itu bahkan menarik perhatian pembuat film dokumenter Xoel Méndez, yang membuat film tentang Ballesteros dan karyanya.

Ballesteros memperkirakan dia menghabiskan lebih dari 100.000 euro atau Rp 1,6 miliar untuk membangun pesawat luar angkasa dari aluminium dan bahan metakrilat.

Dia mengatakan bahwa pesawat itu tidak akan beroperasi sampai dia gunakan jauh di masa depan.

Dia mengaku bahwa umat manusia harus "berevolusi secara psikis dan spiritual" sebelum orang-orang bisa mengetahui bagaimana teknologi yang menggerakkan pesawat itu bekerja.

Suatu hari, Ballesteros berharap pesawat itu akan digunakan untuk melakukan perjalanan ke "10/7," sebuah planet yang berasal dari serangkaian novel yang ditulis oleh Ballesteros sendiri.

Penulis itu menggambarkan planet tersebut dihuni oleh "makhluk yang sangat mirip dengan manusia, tetapi dengan perawakan yang lebih tinggi."
Menjelaskan nama planet, Ballesteros mengatakan angka 10 mewakili kesatuan Tuhan sementara 7 mewakili tujuh dimensi manusia.

Lihat di sini video pesawat luar angkasa itu:


(eha)

Baca juga:

Ingin Buktikan Bumi Datar, Pria Ini Akhirnya Terbang dengan Roket Buatan Sendiri

Miliarder Pemilik Amazon.com, Jeff Bezos berhasil Luncurkan Roket ke Luar Angkasa

Apartemen Seharga Rp 1,1 Triliun Ini Tawarkan Bonus Perjalanan ke Luar Angkasa

Seorang Pria Kirim Kebab ke Ketinggian 37.000 Meter di Luar Angkasa