Presiden Trump Bantah Kirim Pria untuk Ancam Bintang Porno

Kamis, 19 April 2018 11:29
Presiden Trump Bantah Kirim Pria untuk Ancam Bintang Porno

Sooperboy.com - Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, yang menghadapi ancaman hukum di berbagai sisi, pada hari Rabu kemarin telah mendiskreditkan seorang aktris porno yang mengaku telah berhubungan seks dengan dia.

Menurut The New York Times, Kamis 19 April 2018, bantahan itu disampaikan Trump melalui Twitternya hari Rabu kemarin.

Melalui cuitan di Twitter, Trump menolak klaim Stephanie Clifford, aktris porno yang juga dikenal dengan nama Stormy Daniels, yang mengatakan dia berselingkuh dan berhubungan seks dengan Trump pada tahun 2006.

Trump juga membantah mengirim seorang pria untuk secara fisik mengancam bintang porno itu. Presiden Trump juga menyebut gambar sketsa pria yang dirilis pada hari Selasa lalu oleh pengacara Clifford sebagai “penipuan total.”

Trump bahkan mengolok-olok sketsa itu dan membagikannya ke lebih dari 50 juta pengikutnya di Twitter.

Perwakilan Trump juga membantah bahwa Trump dan bintang porno itu telah melakukan hubungan seksual. Dan penasihat presiden telah memperingatkan bintang porno itu untuk tidak membuat komentar publik atau mengunggah tweet tentang masalah tersebut.

Sebelumnya, Clifford mengatakan pria dalam sketsa itu telah mengancamnya di tempat parkir Las Vegas pada tahun 2011 ketika dia tengah berdua bersama putrinya yang masih bayi.

“Seorang pria mendekati saya dan berkata kepada saya:‘ Tinggalkan Trump sendirian. Lupakan ceritanya. 'Dan dia membungkuk dan melihat putri saya dan berkata,' Itu bayi yang cantik. Akan memalukan jika sesuatu terjadi pada ibunya,'” kata Clifford saat diwawancara "60 Minutes" di stasiun televisi CBS.

Insiden ancaman itu datang setelah Clifford mencoba menjual kisah perselingkuhannya dengan Trump ke tabloid dari grup Bauer Publishing. Dia diwawancarai Mei 2011 oleh wartawan Jordi Lippe-McGraw. Kisah itu batal diterbitkan, menurut mantan karyawan Bauer, setelah pengacara Trump, Michael D. Cohen, mengancam akan menuntut tabloid itu.

Bintang porno itu juga mengatakan pengacara pribadi Trump, Michael D. Cohen, telah membayarnya U$ 130.000 atau Rp 1,7 miliar untuk tetap diam tentang affair mereka. Hal itu dilakukan tahun 2016 sebelum Trump memenangakan pemilu presiden AS. Cohen kini diselidiki F.B.I. terkait penipuan bank dan pembayaran seorang wanita agar bungkam.

Clifford mengajukan gugatan di California bulan lalu di mana dia mengklaim perjanjian menjaga rahasia yang dia tandatangani dan diajukan Cohen sebelum pemilihan presiden 2016, telah batal dengan sendirinya dengan alasan Presiden Trump tidak pernah menandatanganinya.

Trump, yang dikenal karena lebih suka menjawab isu melalui Twitter ketimbang menggelar wawancara dengan wartawan, telah membantah mengetahui tentang pembayaran yang dilakukan Cohen pada Clifford.

Dalam wawancara dengan The New York Times, pengacara Clifford, Michael J. Avenatti, mengatakan, tweet presiden yang menyebut sketsa gambar pria sebagai "penipuan total" dapat mengarah ke gugatan pencemaran nama baik.

Avenatti mengatakan presiden “sekarang secara efektif menyebut klien saya pembohong” dan menuduh Clifford “melakukan penikaman.”

Avenatti mengatakan dia akan memutuskan dalam beberapa hari ke depan apakah dia akan mengajukan gugatan pencemaran nama baik kepada Presiden Trump.

Skandal seks masa lalu Presiden Trump agaknya masih akan ruwet dan panjang. (eha)

Baca juga:

Ungkap Perselingkuhan dengan Presiden Trump, Bintang Porno Ini Diancam Seorang Pria

Donald Trump Tersandung Skandal Video Porno Tahun 2000

4 Wanita Tuduh Donald Trump Mencium dan Meraba Tubuh Mereka

Robert De Niro: Saya Ingin Meninju Wajah Donald Trump

Dua Elang Botak Terjebak di Got, Pertanda Buruk AS di Bawah Trump?