Polisi Evakuasi Penduduk Usai Temukan Ratusan Peledak di Rumah Pria Berusia 70 Tahun

Sabtu, 1 Februari 2020 10:14
Polisi Evakuasi Penduduk Usai Temukan Ratusan Peledak di Rumah Pria Berusia 70 Tahun

Sooperboy.com - Penghuni rumah di sekitar lingkungan California Utara, Amerika Serikat, dievakuasi Kamis setelah seorang tetangga menemukan ratusan bahan peledak militer di dalam kediaman seorang pria berusia 70 tahun yang meninggal karena sebab alamiah.

Menurut Fox News, Sabtu 1 Februari 2020, penyelidik polisi di Stockton tidak segera tahu bagaimana orang itu bisa memiliki bahan peledak begitu banyak.

Menyusul penemuan oleh polisi Stockton dan kehadiran paramedis sekitar pukul 09.10 pagi, satu regu penjinak bom polisi dan personel dari Pangkalan Angkatan Udara Travis di Fairfield dikirim ke tempat kejadian.

"Mereka baru saja pergi sekitar satu jam yang lalu hanya karena berapa banyak jenis perangkat masih di rumah, mereka harus kembali dan mendapatkan personil tambahan," kata perwira polisi Stockton, Joe Silva.

Diperkirakan penghuni di 20 rumah di sekitarnya terpaksa dievakuasi.

Tak hanya evakuasi, polisi juga melakukan penutupan jalan di daerah itu.

Evakuasi adalah tindakan pencegahan karena tingginya jumlah perangkat peledak yang ditemukan di tempat kejadian.

"Anda harus melihat setiap peledak, menentukan apakah itu hidup atau tidak dan kemudian mencari tahu dengan pasti bagaimana Anda akan memindahkannya dari tempat tinggal itu," kata Silva.

Pihak kepolisian tidak segera mengetahui apakah orang yang meninggal pernah bertugas di militer.

Seorang tetangga, Dale Boyd, menggambarkan pria tua yang meninggal itu sebagai pria yang menyenangkan dan "tidak pernah menyebabkan masalah." (eha)

Baca juga:

Militer Minta Maaf Usai Ancam Bom Kaum Milineal Penyerbu Markas Alien di Area 51

Bandara Ini Tutup Sementara Setelah Penemuan 3 Bom Bekas Perang Dunia Kedua

VIDEO: Mengerikan, Seekor Singa Serang Seorang Pria Tua

Pria Jatuhkan Bahan Peledak di Rumah Bekas Pacarnya dengan Gunakan Drone

Video Tunjukkan Karyawan United Airlines Dorong Pria Tua hingga Jatuh