Pelangan Coba Peras Restoran karena Ada Rambut di Makanannya

Kamis, 16 Maret 2017 09:09
Pelangan Coba Peras Restoran karena Ada Rambut di Makanannya

Sooperboy.com - Memang sangat menjengkelkan dan mambuat kesal jika sedang enak menyantap makan, lalu menemukan benda asing dalam makanan seperti rambut atau serangga mati.

Hal ini pula yang dialami oleh seorang wanita di restoran Casa Nostra Ristorante, sebuah restoran Italia di Brisbane, Australia. Wanita berambut pirang itu kompalin karena terdapat rambut di pasta yang ia pesan.

Mengutip dari Huffington Post, Kamis, 16 Maret 2017, wanita ini lalu melakukan komplain agar tak membayar tagihan serta memeras restoran tersebut dengan cara mengancam akan menuliskan tinjauan yang buruk di media sosial.

Namun, aksinya tersebut segera ketahuan. Itu hanyalah manipulasi dari dirinya. Hal ini terbukti dari rambut yang berada di pasta itu berwarna pirang dan keriting. Pihak restoran membantah jika ada pelayan dan staf restoran yang memiliki warna rambut tersebut.

"Kami semua memiliki warna rambut gelap dan dipangkas pendek dan ini adalah sehelai rambut keriting berwarna pirang," kata Biuso, salah satu pihak restoran.

"Wanita ini mengancam untuk mengunggah tinjauan buruk [di TripAdvisor] jika makanan tersebut tidak dihapuskan dari tagihan," tambahnya.

 

The Customer Is Always Right hey?????? Look what we, and other food business owners have to deal with on a regular basis. We work hard every single day to give our customers an amazing experience in our restaurant and then you find people like this who decide to try and blackmail us for a hair in their meal. As you can see, she put her own hair in the plate, stirred it around and insisted the waiter remove it from her as she was so offended. FYI they tried to pretend it was a man and woman, but it was two women and both wrote a review. We could see 101% it was the customers hair and that is the reason why we did not remove this dish from the bill. Because we did not remove the dish from the bill, they told us explicitly that they would post bad reviews on Trip Advisor, which they did. Trip Advisor has a no blackmail policy for reviews and if you inform them in advance, they say they will not post them. Ummm no, we emailed them on the night this happened saying the customers threatened us with these bad reviews and we gave them easily identifiable information. Yep, you guessed it, the reviews are posted on Trip Advisor for all the world to see. Once again Trip Advisor publishes whatever they want for the world to see with no regards to the blood sweat and tears of business owners and our complete inability to control or withdraw fake and blackmailed reviews from these sites. Trip Advisor have been sued successfully in the past over similar incidents. Any other business owners have similar experiences and have had enough? We are in talks with our lawyer in regards to pursuing a case for defamation. Please share as much as possible to show the world what's going on.

A post shared by Casa Nostra Ristorante (@casanostraristorante) on

Hal ini kemudian dibuktikan dengan unggahan CCTV dari restoran tersebut. Di situ terlihat sang wanita sengaja mengambil sehelai rambutnya dan meletakkannya di pasta yang sedang ia makan.

Akhirnya tinjauan buruk wanita itu dihapus dari TripAdvistor karena pihak pengelola situs tersebut merasa lamannya telah disalahgunakan.

"Ini benar-benar bertentangan dengan ketentuan dan semangat situs kami untuk menggunakan nama TripAdvisor dalam mencoba dan mendapatkan diskon, kompensasi, atau makanan gratis yang tidak tersedia untuk tamu lain," jelas situs tersebut.

Seperti kata pepatah, semua dusta akan ada akhirnya. Begitu juga dengan dusta wanita berambut pirang itu. (eha)

Baca juga:

Heboh, Pelayan Berbuat Mesum Saat Restoran Tutup

Makan Di Restoran Ini Wajib Tanpa Busana

Mengintip Restoran 'Hot' Bertema Sensual di Beijing

Menggelikan! Ditemukan Cicak Di Tiramisu Restoran Steak

Biasa Makan Di Restoran , Kini Syahrini Makan Gudeg Pinggir Jalan