Pelaku Vandalisme Curi Kepala Mumi Berumur 800 Tahun

Senin, 4 Maret 2019 13:03
Pelaku Vandalisme Curi Kepala Mumi Berumur 800 Tahun

Sooperboy.com - Sekelompok pria pelaku vandalisme telah membobol sebuah gereja bersejarah di Dublin, Irlandia, dan mencuri kepala mumi berusia 800 tahun yang dijuluki "Tentara Salib."

Menurut NPR, Senin 4 Maret 2019, hal itu diketahui oleh seorang pemandu di Gereja St. Michan, ketika dia bersiap-siap untuk membuka situs itu kepada publik, menurut sebuah pernyataan dari Gereja Irlandia.

Selain Tentara Salib, beberapa mayat lainnya rusak, termasuk jasad seorang biarawati yang berusia 400 tahun.

"Mereka membuka brankas itu, itu adalah pintu baja besar yang berat, dan mereka membuka salah satu peti mati," kata Archdeacon of Dublin, David Pierpoint.

"Sebagian isi peti mati telah diseret keluar," ujarnya.

Sang diakon agung menambahkan, "Mereka adalah orang-orang yang telah berbaring diam selama bertahun-tahun dan membuat makam mereka dinodai dengan cara itu sungguh begitu menyedihkan dan mengganggu. Saya tidak dapat mengungkapkannya dengan kata-kata, saya sangat jijik."

Dalam pernyataan Gereja, Pierpoint memiliki permintaan untuk para pengacau itu: "Saya akan memohon kepada mereka yang bertanggung jawab untuk memeriksa hati nurani mereka dan mengembalikan kepala Tentara Salib ke tempat yang selayaknya."

Gereja, yang didirikan pada 1095, adalah rumah bagi lima crypts yang menampung mayat mummer Dubliners terkemuka, banyak yang berasal dari sekitar 1600 hingga 1800. Ini adalah daya tarik wisata yang signifikan, dengan sekitar 27.000 pengunjung setiap tahunnya.

Tur wisata di situs tersebut telah dibatalkan untuk saat ini. Pierpoint mengatakan bahwa karena para pengacau telah membuka brankas, mereka khawatir kondisi udara terbuka akan semakin merusak mumi.

Layanan kepolisian Irlandia, An Garda Síochána, sedang menyelidiki insiden itu.

Ini bukan pertama kalinya koleksi mumi di St. Michan's dihantam oleh pengacau. Pada tahun 1996, penyusup merusak puluhan mayat. Pada saat itu pencuri mengeluarkan sekitar 40 mumi dari peti mati mereka dan membuat tumpukan tulang mereka.

Pierpoint ingat detail mengerikan dalam sebuah wawancara. "Mereka menyeret mereka ke tanah dan tampaknya bermain sepak bola dengan kepala mumi," katanya.

"Untungnya pada saat itu para penjaga melakukan pekerjaan mereka dengan sangat baik dan berhasil menangkap para pelakunya," ujarnya.

Memang sungguh biadab aksi vandalisme terhadap mumi berusia ratusan tahun itu... (eha)

Baca juga:

Kutukan Makam: Bagaimana 22 Arkeolog Tewas Misterius Usai Buka Makam Tutankhamun

Makam Pria Pemberi Nama Kepulauan Australia Ditemukan Setelah 200 Tahun Hilang

Pria 95 Tahun Bangun Lagi Sesaat Sebelum Dimakamkan

Pria Ini Kembali ke Rumah Setelah Dua Bulan Tubuhnya Dimakamkan

Pria dengan Kanker Stadium Akhir Gelar Garage Sale untuk Biaya Pemakaman