Pejabat Norwegia Minta Maaf karena Membuat Tahun 2020 Jadi Satu Jam Lebih Lama

Minggu, 1 November 2020 10:14
Pejabat Norwegia Minta Maaf karena Membuat Tahun 2020 Jadi Satu Jam Lebih Lama

Sooperboy.com - Pejabat Norwegia yang bertanggung jawab atas Daylight Saving Time di negara itu meminta maaf karena menambahkan satu jam tambahan ke "tahun 2020."

Menurut Norwegia News Agency, Minggu 1 November 2020, Iselin Nybo, yang tugasnya sebagai Menteri Perdagangan dan Perindustrian antara lain menerapkan Daylight Saving Time, menjelaskan jam akan disetel mundur satu jam pada Minggu pagi sesuai dengan perubahan waktu tradisional.

"Sebagai menteri waktu, saya sangat menyesal bahwa tahun 2020 akan bertambah lama satu jam lagi. Ini sudah menjadi tahun yang sangat berat bagi banyak orang," kata Nybo.

Dia mendorong orang Norwegia untuk melihat sisi yang "lebih cerah" dari perubahan waktu.

"Saat kita menyetel jam kembali, malam menjadi satu jam lebih lama. Artinya ketika kita bangun pada hari Minggu, matahari telah berhasil naik sedikit lebih jauh di atas cakrawala dibandingkan pada waktu yang sama pada hari sebelumnya, dan kita mendapatkan pagi yang lebih cerah daripada yang seharusnya kita alami," katanya.

Parlemen Eropa memilih pada 2019 untuk mendukung proposal untuk menghapus perubahan Daylight Saving Time dua kali setahun, dengan tujuan untuk menghilangkannya pada tahun 2021.

Proposal tersebut belum diratifikasi oleh Dewan Eropa. (eha)

Baca juga:

Geger Foto Tahun 1898 Aktivis Lingkungan Greta Thunberg Disebut Penjelajah Waktu

Pria Ini Mengaku Baru Kembali dari Abad 17 Melalui Mesin Waktu

Mantan Polisi Ini Mengaku 'Menjelajahi Waktu' di Sebuah Gereja Bersejarah

Berbahaya, Pria Tenggak Sebotol Minuman Keras dalam Waktu 40 Detik