Obama: Tugas Laki-laki adalah Melawan Seksisme

Jumat, 5 Agustus 2016 15:31
Obama: Tugas Laki-laki adalah Melawan Seksisme

Sooperboy.com - Presiden Amerika Serikat Barack Obama baru saja meluncurkan sebuah esai yang menjelaskan mengapa dia menyebut dirinya sebagai seorang feminis. Di esai itu dia mengatakan tugas "mutlak" laki-laki adalah melawan seksisme atau diskriminasi yang dibangun karena perbedaan jenis kelamin.

Menurut BBC News, Jumat 5 Agustus 2016, di esai itu Obama menulis orang terpenting dalam hidupnya adalah wanita. Tak ada orang yang mau berkorban begitu besar buat dirinya selain istrinya sendiri, Michele.

Ia menyimpulkan bahwa "feminisme abad 21" adalah "ide ketika semua orang setara, kita menjadi lebih bebas."

Seluruh artikel esai itu dipublikasikan oleh majalah Glamour.

Pada awal tahun ini Presiden Obama sempat berkata pada sebuah konferensi wanita di Washington "inilah seorang feminis yang seharusnya" seraya menunjuk dirinya.

Komentar Obama itu dikeluarkan pada tahun yang sama ketika Hillary Clinton memenangkan nominasi Partai Demokrat sebagai kandidat presiden Amerika Serikat. Capaian Hillary itu membuat dirinya mencatatkan sejarah sebagai calon presiden perempuan pertama dalam sejarah Amerika.

Dalam tulisannya itu, Obama mengatakan hadiah tak terduga dari pekerjaannya sebagai Presiden Amerika Serikat adalah bahwa dia dan keluarganya boleh tinggal di Gedung Putih. Tinggal di Gedung Putih memberinya lebih banyak kesempatan melihat anak-anaknya tumbuh.

"Satu hal yang membuat saya optimis untuk mereka karena ini adalah waktu yang luar biasa bagi mereka untuk tumbuh menjadi seorang wanita," katanya.

"Kemajuan yang kami buat dalam 100 tahun terakhir, 50 tahun terakhr. dan, ya, bahkan delapan tahun terakhir ini, telah membuat hidup jauh lebih baik buat anak saya daripada apa yang dialami nenek saya. Dan saya berkata seperti ini bukan hanya sebagai presiden tapi juga sebagai seorang feminis."

Tapi ia menekankan perlu lebih banyak kemajuan untuk menuju kesetaraan gender. Ia mengatakan, "terlalu sering kita terkotak-kotak oleh stereotip tentang bagaimana pria dan wanita seharusnya bersikap."

Dan dia mengakui secara jujur beban mengurus anak masih jatuh lebih banyak ke istrinya ketimbang dirinya.

Tulisan Obama itu tak pelak banyak mengundang komentar positif. Banyak pembaca pria mengaku bangga karena presidennya mengaku seorang feminis. (eha)