Mobil Klasik Ini Terjual Tiga Kali dan Dikembalikan pada Pemiliknya

Kamis, 20 September 2018 13:02
Mobil Klasik Ini Terjual Tiga Kali dan Dikembalikan pada Pemiliknya

Sooperboy.com - Sebuah mobil Vintage 1973 Pontiac Parisienne berwarna merah tua, dengan bumper krom yang dirawat penuh cinta oleh sang pemilik, Brent Keryluke, terjual tiga kali di sebuah lelang.

Ajaibnya, meski sudah membayar harga mobil itu, ketiga pemilik baru itu mengembalikan kembali mobil klasik itu.

Menurut Inside Edition, Kamis 20 September 2018, mobil klasik itu adalah warisan untuk Liam, 3 tahun, dan Arielle, 6 tahun. Itu adalah harta warisan otangtuanya bagi mereka untuk dinikmati di masa dewasa.

Tetapi orangtua mereka, Brent dan Nicole, meninggal dalam kecelakaan ketika sepeda motor mereka bertabrakan dengan sebuah truk dekat Innisfail, Kanada, pada bulan Mei lalu.

Maka mobil itu pun terpaksa ke sebuah tempat pelelangan mobil antik di Parisienne untuk mengumpulkan uang bagi masa depan anak-anak itu.

Kemudian, dengan curahan belas kasih luar biasa, tiga orang secara terpisah membeli mobil itu. Mereka semua mengembalikan mobil yang telah dibeli itu kembali ke Liam dan Arielle.

"Mobil itu terjual seharga U$ 29.000 (Rp 429 juta) dan kemudian disumbangkan kembali. Kemudian terjual seharga U$ 30.000 (Rp 444 juta) dan disumbangkan kembali. Kemudian terjual seharga U$ 20.000 (Rp 296 juta) dan disumbangkan kembali lagi," kata Ben Keryluke, kakek anak-anak itu.

"Mereka membiarkan semua orang tahu apa yang terjadi, ke mana uang itu akan pergi, dan kemudian kami terkejut apa yang terjadi setelah itu," katanya.

Kemurahan hati peserta lelang itu hanyalah bagian dari curahan dukungan yang diarahkan pada anak-anak malang yang sekarang tinggal dengan Kerylukes. Akun penggalangan dana  GoFundMe juga telah mengumpulkan lebih dari U$ 80.000 (rp 1,1 miliar) untuk kedua anak yatim piatu itu.

Liam dan Arielle kini dirawat oleh kakek-nenek mereka dan anggota keluarga lainnya. Keduanya memiliki gangguan pendengaran, dan biaya medis untuk mengobati masalah tersebut diperkirakan akan meningkat di masa depan.

Anak-anak itu, kata kakek mereka, selalu memulai hari dengan sukacita. "Mereka bangun di pagi hari dan keduanya tersenyum dan tertawa," katanya.

Mereka berdua ikut berdiri di atas panggung bersama kakek-nenek mereka selama pelelangan, dan menyaksikan dan mendengarkan ketika orang banyak bersorak dan bertepuk tangan ketika mobil vintage ayah mereka dijual lagi dan lagi, dan akhirnya dikembalikan kepada mereka.

"Orang-orang diliputi dengan kemurahan hati untuk memberi dukungan pada keluarga ini," jelas Lyndsay Payne, salah satu pemilik rumah lelang.

"Itu luar biasa. Orang-orang bersorak, saya menangis. Juru lelang kami, Rod, mengalami kesulitan untuk melaluinya karena dia menangis. Dia emosional."

Ketika pembeli terakhir melangkah maju dan berkata, "Saya ingin keluarga Anda memiliki mobil itu, jadi saya mengembalikannya kepada Anda," para penonton terisak dalam tangis, katanya.

"Ketika juru lelang kami, Rod mengumumkan pengembalian mobil itu, tempat itu menjadi liar. Ada tepuk tangan meriah, orang-orang bersorak, bersiul. Itu luar biasa."

Sebuah kemurahan hati yang indah. (eha)

Baca juga:

Celana Dalam Milik Adolf Hitler Terjual Rp 898 Juta di Pelelangan

Kasihan, Wanita Ini Lelang Keperawanan demi Bayar Renovasi Rumah

Pencuri Tertangkap dengan Mobil Penuh Jeruk Curian

Pria Ini Secara Ajaib Selamat Setelah Mobilnya Jatuh ke Dalam Jurang 100 Meter

Kecelakaan Mobil di Jalan Raya, Uang Kontan Bertebaran