Misteri Segitiga Bermuda Terpecahkan, Ini Penjelasannya...

Jumat, 6 Desember 2019 10:15
Misteri Segitiga Bermuda Terpecahkan, Ini Penjelasannya...

Sooperboy.com - Segitiga Bermuda, juga dikenal sebagai Segitiga Setan, adalah wilayah yang secara longgar didefinisikan berada di Samudra Atlantik Utara, tempat sejumlah pesawat dan kapal telah menghilang secara misterius.

Sekitar segitiga yang disebut ini adalah di antara jalur pelayaran yang paling banyak dilalui di dunia, dengan kapal-kapal yang  sering melintasinya untuk pelabuhan di Amerika, Eropa dan pulau-pulau Karibia.

Budaya populer telah menghubungkan berbagai penghilangan kapal dan pesawat itu dengan pembajakan, atau bahkan gurita raksasa -yang legendanya telah diwariskan oleh para pelaut selama ratusan tahun.

Menurut Express, Jumat 6 Desember 2019, edisi Amazon Inside "Triangle The Bermuda Triangle" mengungkapkan bagaimana salah satu korban paling terkenal di wilayah ini -hilangnya kapal USS Cyclops lebih dari seabad yang lalu, telah memicu teori liar.

Narator Mike Smith mengatakan pada 2007: “Pada 4 Maret 1918, Cyclops, sebuah kapal setinggi 165 meter meninggalkan Barbados menuju Norfolk, Virginia, yang dinaiki oleh 309 awak."

“Anehnya, meskipun Cyclops adalah salah satu kapal pertama yang dilengkapi radio, itu tidak pernah mengeluarkan perinagatan tanda bahaya atau SOS," ujarnya.

“Angkatan Laut menduga kapal itu diserang oleh kapal selam musuh, tetapi bertahun-tahun kemudian, teori fantastis lain muncul untuk menjelaskan hilangnya Cyclops dan kapal-kapal lain yang hilang, yakni karena ditelan gurita raksasa," katanya.

"Meskipun sekilas kedengarannya terlalu mengada-ada, keberadaan spesies cephalopoda, yang disebut gurita raksasa, bukanlah mitos." ungkapnya.

Richard Ellis, dari Museum Sejarah Alam Amerika, mengungkapkan bagaimana teori itu memiliki kredibilitas karena sebuah penemuan aneh.

Dia berkata: “Pada tahun 1896, sebuah bangkai gurita ditemukan di pantai St Augustine oleh dua anak laki-laki dan mereka melaporkannya ke Universitas Yale.

"Panjangnya 60 meter dan diidentifikasi sebagai gurita raksasa," ucapnya.

Namun, analisis pada tahun 1995 bertentangan dengan klaim tersebut, menyimpulkan bahwa penemuan tersebut sebenarnya bisa menjadi massa besar dari matriks kolagen dari lemak ikan paus.

Selain itu, Dr Jeff Marliave, dari Vancouver Aquarium, menyatakan bahwa mustahil untuk menemukan makhluk seperti itu di wilayah ini.

Dia menambahkan: “Gurita Raksasa hanya terjadi di Samudra Pasifik Timur Laut."

“Jenis gurita yang mungkin terjadi di wilayah Segitiga Bermuda akan menjadi spesies yang sangat kecil," katanya.

“Mereka tidak akan berada di area tengah Segitiga Bermuda, yang pada dasarnya adalah dataran pasir,"ujarnya.

“Sekarang ketika orang berbicara tentang gurita raksasa yang menyerang kapal, kemungkinan berasal dari kisah-kisah yang sangat tua ini sejak zaman perburuan paus, ketika ada ukiran yang menunjukkan semacam binatang tentakel yang menyerang perahu dayung kecil," ucapnya.

"Kemungkinan besar ini bukan gurita, satu-satunya spesies yang bisa menyerang kapal kecil adalah kerabat gurita, cumi-cumi raksasa," terangnya.

Pada tahun 2005, ahli biologi kelautan Tsunemi Kubodera dan Kyoichi Mori mengambil cuplikan cumi-cumi raksasa di perairan ini, yang secara agresif menyerang jalur umpan.

Peneliti Segitiga Bermuda Rob Simone percaya penemuan ini membuktikan sesuatu yang serupa bisa bersembunyi di perairan Bermuda.

Dia mengatakan pada 2007: “Legenda gurita  raksasa bukanlah legenda. Mereka ada, beberapa di antaranya panjangnya lebih dari 45 meter jika Anda bisa membayangkan," katanya..

“Kami tidak tahu apa yang ada di bawah kedalaman lautan, ini bisa jadi makhluk raksasa yang khusus di bagian lautan ini," jelasnya.

"Mungkin sumber makanannya terkandung di sana, kita tidak tahu, tapi itu bisa menjelaskan beberapa kapal yang hilang secara misterius," tandasnya. (eha)

Baca juga:

Kutukan Makam: Bagaimana 22 Arkeolog Tewas Misterius Usai Buka Makam Tutankhamun

Misterius, Jasad Paus Bungkuk Mati Ditemukan di Hutan Amazon

Ditemukan, Monumen Misterius Tempat Manusia Dijadikan Tumbal

Pengguna Google Maps Temukan 'Piring Terbang' dalam Foto Satelit Misterius

Misteri MH370: 'Ping' Kotak Hitam Terdeteksi Tapi Tidak Ada Reruntuhan di Lokasi