Maskapai Minta Maaf Setelah Paksa Penumpang Tes Kehamilan Sebelum Pesawat Terbang

Selasa, 21 Januari 2020 10:15
Maskapai Minta Maaf Setelah Paksa Penumpang Tes Kehamilan Sebelum Pesawat Terbang

Sooperboy.com - Sebuah maskapai penerbangan telah meminta maaf setelah seorang staf penerbangan memaksa seorang penumpang untuk melakukan tes kehamilan sebelum dia diizinkan untuk naik pesawat dengan tujuan ke Saipan.

Menurut Sky News, Selasa 21 Januari 2020, sebagai bagian dari Kepulauan Mariana Utara, Saipan telah menjadi tempat populer bagi perempuan asing untuk melahirkan karena membuat mereka memenuhi syarat untuk memiliki kewarganegaraan Amerika Serikat.

Meskipun sudah mengisi kuesioner sebelum penerbangan bahwa dia tidak hamil, Midori Nishida dikawal oleh staf Hong Kong Express Airways ke toilet dan diberi strip tes kehamilan dan dipaksa buang air kecil.

Hasil tes negatif dan dia diizinkan naik pesawat.

Wanita berusia 25 tahun itu menggambarkan tes kehamilan itu sebagai "sangat memalukan dan membuat frustrasi" dan mengatakan maskapai itu tidak menanggapi keluhannya.

Maskapai itu sekarang meminta maaf.

"Kami ingin meminta maaf kepada siapa pun yang telah terkena dampak ini," kata maskapai dalam sebuah pernyataan.

"Kami mengambil tindakan pada penerbangan ke Saipan dari Februari 2019 untuk membantu memastikan undang-undang imigrasi AS bisa ditegakkan," ujarnya.

"Kami segera menangguhkan praktik ini sementara kami meninjaunya," tambah maskapai.

Maskapai ini mengatakan telah bertindak atas keprihatinan yang diangkat oleh para pejabat di Kepulauan Mariana Utara. (eha)

Baca juga:

Maskapai Cathay Pacific Salah Eja Nama Sendiri di Tubuh Pesawat

Petugas Bagasi Tertidur Saat Memuat Barang ke Pesawat dan Terbawa Terbang

VIDEO: Pesawat UFO Tersambar Petir, Sedang Mengisi Baterai?

Pria Bangun Pesawat Luar Angkasa untuk Kunjungi Planet dari Novel Ciptaannya

Pesawat Berbalik ke Bandara Gara-gara Seorang Ibu Ketinggalan Bayinya di Bandara