Manusia Tertua di Dunia Saingan Mbah Gotho Rayakan Ulang Tahun ke-113

Jumat, 16 September 2016 11:41
Manusia Tertua di Dunia Saingan Mbah Gotho Rayakan Ulang Tahun ke-113

Sooperboy.com - Manusia tertua di dunia saingan Mbah Gotho, akan merayakan ulang tahunnya yang ke 113.

Menurut laman CBS News, Jumat 16 September 2016, Yisrael Kristal akan merayakan ulang tahunnya dalam tradisi Yahudi, yakni bar mitzwah, yang rencananya akan digelar selama dua minggu.

Kristal lahir tahun 1903 di Polandia. Pada masa Perang Dunia ke II, dia adalah salah satu penghuni kamp penyiksaan Nazi di kamp konsentrasi Auschwitz.

Beruntung, dia berhasil lolos dari pembantaian besar-besaran kaum Yahudi oleh Hitler atau yang dikenal sebagai Holocaust. Dan hingga kini masih hidup sehat.

Seperti diketahui, manusia tertua di dunia ternyata berasal dari Jawa. Namanya Mbah Gotho. Umurnya kini 145 tahun, yang ditunjukkan oleh dokumen yang membenarkan dia lahir tahun 1870.

Menurut laman The Independent, Selasa 30 Agustus 2016, Mbah Gotho sebenarnya sudah mempersiapkan diri untuk mati sejak tahun 1992. Untuk itu dia sudah mempersiapkan makamnya. Tapi 24 tahun kemudian dia masih tetap hidup.

Ia terbukti hidup lebih lama ketimbang 10 saudara kandungnya, empat istri dan anak-anaknya.

Mbah Gotho beralamat di Desa Cemeng, Kecamatan Sambungmacan, Kabupaten Sragen, Jawa Tengah.

Meskipun capaian usianya begitu mengesankan, keinginan Mbah Gotho hanya satu: "Apa yang saya inginkan hanyalah mati."

Selama tiga bulan terakhir dia mulai memerlukan bantuan ketika hendak mandi dan menyuap makanan. Dia terlihat semakin lemah. Tapi di usia 145 tahun, ia masih menjadi seorang perokok berat.

Menurut dokumen resmi berupa KTP dan Kartu Keluarga yang menunjukkan tanggal kelahirannya, dan menurut petugas kependudukan resmi, Mbah Gotho dikonfirmasi lahir tanggal 31 Desember 1870.

Jika catatan itu benar, maka Mbah Gotho tercatat sebagai manusia tertua dalam sejarah.

Karena catatan dunia terakhir tentang orang tertua di dunia dipegang oleh perempuan warga negara Perancis, Jeanne Calment, yang tercatat berusia 122 tahun saat meninggal --atau 23 tahun lebih muda dari Mbah Gotho.

Kesamaan Mbah Gotho dan Jeanne Calment adalah bahwa keduanya adalah perokok berat. Clement mulai merokok pada usia 21 tahun dan berhenti merokok ketika usianya mencapai 117 tahun.

Mbah Gotho kini menghabiskan waktunya dengan mendengar siaran radio, sebab matanya sudah terganggu dan tak kuat lagi menonton televisi terlalu lama.

Ketika ditanya apa resepnya bisa panjang umur, dia hanya menjawab: "Resepnya hanyalah bersabar." (eha)