Kreatif, Perusahaan di Inggris Ini Mengubah Limbah Makanan Menjadi Bir

Kamis, 17 Mei 2018 09:06
Kreatif, Perusahaan di Inggris Ini Mengubah Limbah Makanan Menjadi Bir

Sooperboy.com - Sebuah perusahaan di Inggis membuat sebuah penemuan hebat untuk mengtatasi limbah sisa makanan dan membuat limbah tersebut menjadi bir.

Jika biasanya bir dibuat dari malt, yaitu biji barley atau semacam gandum yang dikecambahkan lalu dikeringkan, bir yang satu ini dibuat dari sisa roti.

Mengutup dari Pri, Kamis 17 Mei 2018, ide ini terbesit dari sebuah perusahaan bernama Toast Ale yang membuat bir komersial karena banyaknya limbah makanan dari pabrik dan toko roti lokal.

“Kami mendapat pelajaran dalam pembuatan bir dan menggunakan roti untuk membuatnya,” ujar Michael Mulcahy, yang membantu merobek sekitar 200 roti menjadi potongan untuk membuat bir amber yang dia minum.

Ketuk di sebuah bar

Bir itu diolah di tempat pembuatan bir kecil milik pub yang bekerja sama dengan Toast Ale, sebuah perusahaan bir di Inggris yang menggunakan limbah roti untuk membuat bir dalam skala komersial.

“Di Inggris, 44 persen roti terbuang,” kata kepala dan petugas keuangan Toast Ale, Louisa Ziane.

“Jadi kita mengambil roti sisa dari pembuat roti dan pembuat sandwich, dan kita mengganti sepertiga dari barley yang seharusnya digunakan untuk menyeduh dan mengganti dengan roti,” tambanya.

Roti itu menyediakan beberapa gula yang berubah menjadi alkohol selama pembuatan bir, mengurangi jumlah barley segar yang dibutuhkan.

Tradisi pembuatan bir menggunakan roti sudah dikenal ribuan tahun lalu, tetapi Toast Ale menarik inspirasinya dari bets modern yang dibuat oleh Brussels Beer Project.

“Bir adalah media yang sangat menyenangkan untuk melibatkan orang-orang mengenai masalah global yang sangat penting,” kata Ziane.

Roti di toko roti

Di seluruh dunia, sekitar sepertiga dari makanan yang diproduksi akhirnya terbuang sia-sia.

Hal itu juga merupakan penyumbang besar terhadap perubahan iklim, karena menghasilkan makanan yang memancarkan gas rumah kaca.

Vanesa de Blas, kepala pembuat bir di Essex Street Brewery di Temple Brew House, mengatakan selama dia menggunakan roti untuk menggantikan beberapa barley malt dalam resep bir tidak mengubah rasanya banyak.

Sebagian besar roti larut dalam air panas, dan remahnya dihilangkan bersama dengan padatan jelai malt sebelum fermentasi.

De Blas mengatakan perbedaan terbesar adalah bahwa itu jauh lebih sulit dalam mengaduk daripada biasanya.

"Roti mengapung di atas dan itu membuatnya sangat sulit untuk diaduk," kata de Blas.

“Ini benar-benar kerja keras. Jadi, alih-alih menumbuk sekitar setengah jam, Anda membutuhkan waktu satu setengah jam untuk dihaluskan dan itu memerlukan cukup banyak usaha,” tambahnya.

Pihak Toast Ale menambahkan jika sebagian pendapatan mereka akan disumbangkan pada sebuah badan amal yang berjuang melawan limbah makanan. (eha)

Baca juga:

VIDEO: Gempar, Seekor Lobster Merokok dan Minum Bir

Perut Pria Bergelambir Dikira Banyak Minum Bir, Ternyata Tumor Kanker Seberat 14,5 Kg

Gelas Bir Sering Dicuri, Bar Ini Jadikan Sepatu sebagai Jaminan

Keluarga Pria Korban Permainan Bir Pong Maut Diberi Ganti Rugi Rp 217 Miliar

Seorang Pria Terjebak di Lemari Pendingin Bir Semalaman