Ingin Buktikan Bumi Ini Datar, Pria Ini Luncurkan Roket Buatan Sendiri

Rabu, 22 November 2017 11:20
Ingin Buktikan Bumi Ini Datar, Pria Ini Luncurkan Roket Buatan Sendiri

Sooperboy.com - Seorang pria tengah mencari upaya untuk membuktikan bahwa telah terjadi sebuah persekongkolan antara astronot yang menyatakan Bumi ini bulat.

Pria asal California, Amerika Serikat ini bernama Mike Hughes. Ia bermaksud untuk meluncurkan dirinya setinggi 1.800 kaki atau 568 meter pada hari Sabtu depan dengan sebuah roket yang dia bangun dari logam bekas.

Menurut The Washington Post, Rabu 22 November 2017, dengan asumsi penerbangan dengan kecepatan 500 mph atau 804 km per jam, melalui Gurun Mojave, Mike Hughes mengatakan perjalanannya ke atmosflat akan menandai fase pertama dari program ruang angkasa untuk membuktikan bahwa bumi ini datar.

Tujuan utama pembalap limusin berusia 61 tahun itu berharap bisa memotret bukti bahwa bumi ini datar.

"Ini akan menutup pintu debat tentang bumi seperti bola," kata Hughes dalam sebuah wawancara. Teori yang dibahas selama wawancara termasuk teori NASA yang dia klaim dikendalikan oleh konspirasi Freemanson bahwa bumi ini bulat.

Hughes berjanji kepada komunitas Bumi datar, ia akan mengekspos persekongkolan teori itu dengan roket bertenaga uapnya, meskipun ia mengakui ia masih harus banyak belajar tentang ilmu roket.

Konon, Hughes bukanlah insinyur yang sama sekali bodoh. Dia disebutkan telah membangun roket selama bertahun-tahun, meskipun dengan hasil yang masih harus dibuktikan.

Dia membangun roket berawak pertamanya pada tahun 2014, dan berhasil terbang seperempat mil di atas Winkelman, Arizona.

Seperti yang terlihat di video YouTube, penerbangan tersebut berakhir dengan Hughes mengalami cedera, mengerang dari sisa-sisa roket tersebut. Cedera yang dideritanya membuatnya memakai alat bantu jalan selama dua minggu.

Dan penerbangan 2014 hanya seperempat dari jarak percobaan yang akan dilakukan pada Sabtu depan.

"Kami ingin melakukan ini...," kata Hughes, seraya berdiri di ruang tamunya di Apple Valley, California, yang telah dilukis dengan gambar roketnya.

"Mereka terbukti belum pernah menempatkan pria di luar angkasa," kata Hughes. "Ada 20 badan antariksa yang berbeda di Amerika, dan saya adalah orang terakhir yang menempatkan seorang pria di sebuah roket dan meluncurkannya."

Dia membandingkan dirinya dengan Evel Knievel, saat dia berjanji untuk meluncurkan dirinya dari arena pacuan kuda California -langkah pertama pada lompatan tenaga uapnya ke luar angkasa.

Dia juga menelepon ke situs komunitas Bumi datar untuk mengumumkan bahwa dia telah menjadi anggotanya baru-baru ini.

"Kami mencari sponsor baru untuk ini. Dan saya percaya Bumi ini datar," kata Hughes. "Saya telah melakukan penelitian selama beberapa bulan."

Tuan rumahnya dari komunitas Bumi datar terdengar terkesan. Hughes benar-benar akan terbang dalam sebuah roket, katanya, sementara astronot lain dinilai Hughes hanyalah aktor berbayar yang tampil di depan bola buatan.

"John Glenn dan Neil Armstrong adalah agen Freemason," kata Hughes. "Begitu Anda mengerti itu, Anda mengerti akar dari penipuan itu."

Hughes juga berbicara tentang barang-barang anti-Kristus, Illuminati. Setelah setengah jam berlalu, tuan rumah komunitas bumi datar mengatakan kepada 300 orang pendengarnya untuk mendukung eksplorasi ruang angkasa oleh Hughes.

Meskipun tidak ada satu hipotesis mengenai apa arti bumi datar, banyak orang percaya membayangkan bumi itu bak cakram datar yang dikelilingi es laut, yang secara alami menahan samudera di dalamnya.

Apa yang ada di balik es laut, jika ada, masih harus ditemukan.

"Kami membutuhkan individu yang tidak bisa dijinakkan oleh pemerintah," kata tuan rumah kepada Hughes. "Dan Anda bisa jadi pria itu."

Pengumpulan dana oleh komunitas Bumi datar di GoFundMe juga berhasil mengumpulkan hampir $ 8.000 atau Rp 108 juta untuk roket Hughes.

Pada bulan November, roket Hughes senilai $ 20.000 atau Rp 270 juta miliknya memiliki lapisan cat Rust-Oleum yang mewah dan "RESEARCH FLAT EARTH" atau Riset Bumi Datar tertulis di sampingnya.

Dia tidak akan bisa menguji roket tersebut sebelum dia masuk ke dalam dan mencoba mengukus dirinya pada ketinggian 500 mph sepanjang satu mil di udara gurun.

"Ini menakutkan," kata Hughes. "Tapi tak satu pun dari kita yang keluar dari dunia ini hidup-hidup."

Ini benar. Namun beberapa akan mencoba untuk hidup untuk melihat ujung petualanganya.

Lihat di sini videonya:

(eha)

Baca juga:

Setelah Meleset, Pria Ini Kembali Ramalkan Kiamat di Bumi Terjadi Bulan Depan

Percaya Bumi Ini Datar, Rapper B.o.B Asal AS Galang Dana

Pria dengan 'Indera Keenam' Ramalkan Tsunami Besar Akan Hantam Asia

10 Komik Ini Terbukti Bisa Meramalkan Masa Depan

Mayat Kembali Hidup Saat Akan Dikebumikan