Google Maps Bikin 100 Pengemudi di Negara Ini Bermandi Lumpur

Selasa, 2 Juli 2019 10:16
Google Maps Bikin 100 Pengemudi di Negara Ini Bermandi Lumpur

Sooperboy.com - Mengemudi dengan ponsel pintar akhir-akhir ini sudah jamak dilakukan berkat layanan navigasi seperti Google Maps.

Tetapi apa yang terjadi di Colorado, Amerika Serikat, adalah pengingat bahwa bahkan dengan teknologi baru, beberapa jalan pintas masih bisa salah.

Menurut NPR, Selasa 2 Juli 2019, begitulah ketika hampir 100 pengemudi terjebak di lapangan berlumpur, macet, awal pekan ini. Salah satunya dialami Connie Monsees.

Monsees mengatakan dia terjebak kemacetan dalam perjalanan menjemput suaminya di Bandara Internasional Denver.

"Jadi saya mengeluarkan Google Maps saya untuk melihat apakah ada cara yang lebih baik untuk pergi ke sana, dan itu mengatakan kepada saya untuk mengambil jalan keluar berikutnya dan itu akan menghemat sekitar separuh waktu," kata Monsees.

Secara alami, dia mengikuti arahan itu. Namun jalan itu dengan cepat menjadi jalan tanah.

"Saya mengikuti jalur mobil ini dan pikiran saya adalah, 'Yah, ada begitu banyak orang yang lewat sini, itu pasti baik-baik saja,'" kata Monsees.

"Jadi saya pergi duluan ... tapi masalahnya, bukan berarti kamu bisa memilih untuk berbelok."

Hujan berhari-hari telah menciptakan "kubangan lumpur  di ladang," tambahnya. Mobil demi mobil masuk kubangan itu sehingga terjadi kemacetan.

Monsinyur memiliki kendaraan roda empat dengan gardan ganda, sehingga dia akhirnya bisa keluar dari lumpur.

Dia bahkan menjemput dua orang terlantar lainnya dan membawanya bersama dia. Tetapi yang lain akhirnya terjebak dalam kotoran lumpur  untuk waktu yang lebih lama.

Dia memberi tahu penyiar radio bahwa dia tidak kesal dengan Google. "Saya tidak tahu bahwa ini tentang Google, ini tentang kita - bahwa kita sangat ingin kehidupan menjadi efisien sehingga kita mencoba mengambil jalan pintas yang sebenarnya tidak diperlukan."

Menanggapi jalan pintas berlumpur itu, Google mengatakan jalan itu tidak ditandai sebagai jalan pribadi.

Dalam sebuah pernyataan kepada NPR, seorang juru bicara Google mengatakan, "Kami mempertimbangkan banyak faktor ketika menentukan rute mengemudi, termasuk ukuran jalan dan rute. Sementara kami selalu bekerja untuk memberikan arah terbaik, masalah dapat timbul karena keadaan yang tidak terduga, seperti ketika kondisi cuaca mempengaruhi kualitas jalan. "

Google Maps menambahkan bahwa itu mendorong "semua pengemudi untuk mengikuti hukum setempat, tetap penuh perhatian, dan menggunakan penilaian terbaik mereka saat mengemudi." (eha)

Baca juga:

Google Earth Bongkar Area 51, Pangkalan Rahasia Militer China?

Pengguna Google Maps Temukan 'Piring Terbang' dalam Foto Satelit Misterius

Google Pecat Karyawan Pria Anti Keberagaman

Google Maps Bongkar Perselingkuhan Istri Pria Ini