Gara-gara Terima Order McDonald's yang Keliru, Pria Ini Didatangi Polisi

Selasa, 3 April 2018 14:29
Gara-gara Terima Order McDonald's yang Keliru, Pria Ini Didatangi Polisi

Sooperboy.com - Melahap pesanan dari drive-through atau drivetru McDonald mungkin adalah idaman orang sibuk yang tengah kelaparan.

Tapi berhati-hatilah. Sebab, menerima pesanan yang salah bisa-bisa membuat Anda harus berurusan dengan polisi seperti yang dialami pria asal Australia ini.

Menurut News.com.au, Selasa 3 April 2018, pria sial itu bernama Santo La Rocca, 44 tahun. Ia merupakan penduduk Bass Hill, New South Wales.

Santo La Rocca mengklaim dia telah membayar tunai untuk memesan makanan di McD senilai hampir A$ 20 atau Rp 210 ribu.

Tapi ketika dia tiba di rumah, mimpinya melahap burger keju dobel, nugget dan keripik malah hancur. Sebab dia menerima order yang keliru.

"Saya tidak mau mengurusnya kembali karena berapa kali mereka keliru menyelesaikan pesanan Anda ketika Anda memesan lewat drive through?," katanya.

Apa yang tidak dia harapkan adalah polisi mengetuk pintu rumahnya pada jam 10.30 malam itu juga. Itu berjarak dua jam setelah dia menerima pesanan makanannya. Polisi semula menuduhnya mencuri.

Karyawan Bass Hill McDonald telah memberi tahu polisi bahwa dia hanya memesan dua cokelat beku, tetapi La Rocca bersikeras dia memesan lebih dari itu.

“Saya menjelaskan kepada petugas dan mereka mengatakan Anda harus mengembalikan makanan yang bukan milik saya dan saya berkata: 'Tidak, mereka memberi saya itu jadi mengapa saya harus mengembalikan?,'" ujarnya.

“Itu adalah pemborosan waktu yang konyol untuk meminta pertanggungjawaban orang-orang itu karena mendapatkan pesanan McDonald yang keliru," katanya.

Pria itu mengaku dia menerima pesanan yang salah, tetapi tidak menyadarinya sampai dia tiba di rumah.

Menurut Inner West Courier, polisi melacak alamatnya setelah mendapatkan nomer mobilnya dari perangkat CCTV kedai McDonald itu.

Seorang juru bicara McDonald menjelaskan mereka menelepon polisi karena La Rocca diduga memfilmkan karyawan McD tanpa izin mereka.

"Karyawan kami merasa terintimidasi oleh orang yang memfilmkan mereka tanpa persetujuan dan memutuskan untuk memberi tahu polisi, yang memilih untuk menyelidiki lebih lanjut," kata McDonald's dalam sebuah pernyataan.

Seorang juru bicara Kepolisian New South Wales membenarkan laporan ini.

"Polisi dari Bankstown mendatangi sebuah restoran cepat saji sekitar pukul 9 malam, pada Kamis, 22 Maret, menyusul laporan seorang pria sebelumnya masuk ke drive-through dan mulai memfilmkan seorang staf McD tanpa izin, dia juga diduga tidak membayar makanan," kata juru bicara polisi itu.

“Pukul 10.30 malam, petugas pergi ke sebuah rumah di Georges Hall dan berbicara dengan seorang pria berusia 44 tahun tentang kedua insiden tersebut.

"Setelah menyelidikinya, polisi memutuskan tidak akan mengambil tindakan formal karena adanya dua versi cerita yang bertentangan," kata juru bicara polisi itu.

Menurut La Rocca dia memfilmkan staf McD itu hanya sekedar iseng untuk mengisi Snapchat miliknya.

Entah mana yang benar. Tapi polisi telah bertindak jernih untuk tidak memproses lebih lanjut kasus ini karena adanya dua versi cerita yang bertentangan. (eha)

Baca juga:

Pasangan Ini Diciduk Saat Bercinta di Tempat Parkir McDonalds

Ada Selisih Harga, McDonald Digugat

Ke McD Naik Mobil, Anak 8 Tahun Ini Belajar Mengemudi dari YouTube

Pilot Helikopter Turun di McDonald untuk Beli Makanan Cepat Saji

Waduh, Pasangan Ini Ketahuan Sedang Oral Seks di McDonald's