Gara-gara Pelat Nomer, Pria Ini Maju dan Menggugat di Pengadilan

Kamis, 19 Maret 2020 10:14
Gara-gara Pelat Nomer, Pria Ini Maju dan Menggugat di Pengadilan

Sooperboy.com - Seorang pria Kanada akan mengajukan banding atas putusan pengadilan yang mencabut pelat nomor mobilnya yang menyandang nama belakangnya: Grabher.

Lorne Grabher, dari Nova Scotia, mengklaim dia telah menggunakan nama keluarganya di pelat nomor mobilnya tanpa insiden selama hampir tiga dekade terakhir.

Menurut Fox News, Kamis 19 Maret 2020, Lorne Grabher berjuang untuk tetap dapat mempertahankan nama belakangnya di pelat nomor mobilnya.

Menurut laporan, Departemen Kendaraan Bermotor pertama kali menyetujui pelat nomor "GRABHER" sekitar tahun 1990 dan telah memperbaruinya setiap tahun tanpa masalah sejak saat itu.

Namun, pada tahun 2016, seseorang yang tidak dikenal mengeluh tentang hal itu ke Departemen Kendaraan Bermotor, dan mengklaim kata itu bisa dihubungkan dengan promosi kebencian pada wanita. Menanggapi keluhan tersebut, akhirnya pelat nomor itu dibatalkan pemerintah.

Grabher dan pengacaranya menuntut agar pelat nomor didafatrkan kembali, mengklaim keputusan itu "diskriminatif," "tidak masuk akal" dan merupakan pelanggaran kebebasan berekspresi.

Pada bulan Januari, Hakim Nova Scotia memutuskan bahwa pelat nomor bukan "ruang publik" dengan sejarah kebebasan berekspresi. Dan bahwa pelat khusus ini ditarik kembali karena dapat ditafsirkan sebagai pernyataan yang tidak dapat diterima secara sosial.

"Keputusan ini bukan tentang apakah nama keluarga Grabher ofensif,  bukan," tulis Hakim Darlene Jamieson dalam keputusannya. “Fungsi utama pelat nomer bukan ekspresi tetapi identifikasi dan regulasi kepemilikan kendaraan. Pelat nomer pada dasarnya adalah ranah kewenangan pemerintah. "

Pusat Keadilan untuk Kebebasan Konstitusional, yang mendukung Grabher, menyatakan dalam sebuah pernyataan bahwa pelat nomor itu adalah "sebuah ekspresi kebanggaan keluarga Grabher selama tiga generasi, yang mencerminkan akar dan warisan Jerman-Austria mereka."

"Tidak ada bukti bahwa siapa pun, termasuk pelapor anonim, telah menderita kerugian akibat pelat nomer itu," kata Jay Cameron, yang mewakili Grahber.

"Tidak ada bukti bahwa menyensor nama Grabher setelah 27 tahun digunakan pada pelat nomor membuat siapa pun jauh lebih aman," tegasnya. (eha)

Baca juga:

Pria Ini Habiskan Rp 117 Miliar untuk Sebuah Pelat Mobil

Kisah Seorang Pria dengan 7.000 Pelat Nomor Mobil

Pasang Nomer Pelat Kendaraan ke Lotere, Pria Ini Menangkan Hadiah Besar

Saudara Kembar Disetop Polisi karena Gunakan Kendaraan dengan Pelat Nomer Kembar

Mabuk, Pria Ini Beli Pelat Nomer Kendaraan dengan Asosiasi Seks