Facebook Minta Maaf Usai Mesin AI Labeli Pria Kulit Hitam sebagai 'Primata'

Sabtu, 18 September 2021 10:16
Facebook Minta Maaf Usai Mesin AI Labeli Pria Kulit Hitam sebagai 'Primata'

Sooperboy.com - Facebook mengeluarkan permintaan maaf atas nama perangkat lunak kecerdasan buatannya atau AI yang meminta pengguna menonton video yang menampilkan pria kulit hitam jika ingin melihat lebih banyak "video tentang primata."

Menurut NPR, Sabtu 18 September 2021, raksasa media sosial itu telah menonaktifkan fitur rekomendasi topik dan mengatakan sedang menyelidiki penyebab kesalahan. Tetapi faktanya video tersebut telah online selama lebih dari setahun.

Seorang juru bicara Facebook mengatakan kepada wartawan The New York Times yang pertama kali melaporkan cerita tersebut, bahwa permintaan otomatis adalah "kesalahan yang tidak dapat diterima" dan meminta maaf kepada siapa pun yang menemukan saran ofensif tersebut.

Video yang diunggah oleh Daily Mail pada 27 Juni 2020 itu mendokumentasikan pertemuan antara seorang pria kulit putih dan sekelompok pria kulit hitam yang sedang merayakan ulang tahun. Video klip itu memperlihatkan pria kulit putih yang diduga menelepon 911 untuk melaporkan bahwa dia "dilecehkan oleh sekelompok pria kulit hitam," sebelum memotong ke video yang tidak terkait yang menunjukkan petugas polisi menangkap penyewa kulit hitam di rumahnya sendiri.

Mantan karyawan Facebook Darci Groves men-tweet tentang kesalahan pada hari Kamis setelah seorang teman memberi petunjuk padanya tentang kesalahan identifikasi. Dia membagikan tangkapan layar video yang merekam "Terus lihat video tentang Primata?" tulis pesan Facebook.

"Permintaan 'terus melihat' ini tidak dapat diterima, @Facebook," tulisnya. "Dan meskipun videonya berusia lebih dari satu tahun, seorang teman mendapat permintaan ini kemarin. Teman-teman di [Facebook], tolong direspon segera. Ini mengerikan."

Ini bukan pertama kalinya Facebook menjadi sorotan karena kesalahan teknis memalukan. Tahun lalu, nama Presiden China Xi Jinping muncul sebagai "Tuan S***hole" di platformnya ketika diterjemahkan dari bahasa Burma ke bahasa Inggris. Alat penerjemahan otomatis tampaknya hanya terjadi khusus untuk Facebook, dan tidak terjadi di Google Translate.

Facebook sendiri tidak dapat dihubungi untuk dimintai komentar. (eha)

Baca juga:

Tak Terima Foto Dimuat di Facebook, Anak Gugat Orangtua

Berkat Facebook, Ayah dan Putrinya Bertemu Setelah 51 Tahun Berpisah

Buronan Menyerah Setelah Foto Wajahnya Diunggah di Facebook

Pria Ini Ditahan Polisi Israel Usai Menulis 'Selamat Pagi' di Facebook

VIDEO: Live di Facebook Saat Ngebut 160 Km per Jam, Pria Ini Tabrakan