Eks Karyawan BP yang Dipecat Usai Buat Meme Hitler ke Manajemen Menang di Pengadilan

Jumat, 5 Juni 2020 10:15
Eks Karyawan BP yang Dipecat Usai Buat Meme Hitler ke Manajemen Menang di Pengadilan

Sooperboy.com - Seorang pria mantan karyawan British Petroleum (BP) Australia yang dipecat karena mengejek manajemen dengan meme Hitler, telah dimenangkan kasusnya oleh Pengadilan Federal Australia.

Tiga hakim Pengadilan Federal menguatkan keputusan komisi Fair Work Commission’s bahwa teknisi BP Scott Tracey telah dipecat secara tidak adil oleh perusahaan minyak dan gas itu. Tracey sebelumnya mengunggah meme yang menggambarkan Hitler sebagai manajer BP yang mengamuk karena para pekerja menolak kesepakatan pembayaran.

Menurut Fox News, Jumat 5 Juni 2020, video meme itu berasal dari film "Downfall" tahun 2004, dan orang-orang sering menayangkan subtitle lucu yang mengubah target omelan Hitler ke topik yang lebih sepele, seperti kurangnya kamera di iPod Touch atau hal lain.

Tracey telah membagikan meme itu ke grup Facebook karyawan BP, dan manajemen langsung memecatnya karena dituduh melanggar kode etik dan alasan bahwa ia "mendistribusikan materi yang sangat ofensif dan tidak pantas."

Tracey menjawab bahwa ia dipecat secara tidak adil, tetapi Fair Work Commission’s  awalnya mendukung keputusan BP.

Tracey mengajukan banding atas keputusan tersebut, dan komisi Fair Work Commission’ pada bulan Februari memutuskan mendukungnya.

"Alih-alih mengejek, video itu, untuk tujuan satir, membandingkan posisi yang dicapai BP dalam proses perundingan perusahaan dengan situasi yang dihadapi Hitler dan rezim Nazi pada bulan April 1945," kata komisi itu.

Tak terima, BP lalu membawa kasus itu ke Pengadilan Federal. Tetapi pengadilan menguatkan keputusan komisi tersebut, dengan mengatakan itu adalah kasus hukum dan bukan subyektif, seperti yang coba dibantah BP.

Daniel Walton, sekretaris Serikat Pekerja Australia, menyambut baik keputusan itu, mengklaim bahwa BP telah memaksa Tracy untuk bertahan selama bertahun-tahun dalam kondisi tertekan.

"Bagi BP untuk secara serius menuduh Tracey benar-benar membandingkan manajemen dengan Nazi itu memalukan, tetapi untuk menyeret ini keluar juga memalukan, kejam, dan bodoh," kata Walton dalam sebuah pernyataan.

BP mengatakan kepada wartawan bahwa pihaknya sedang mempelajari keputusan pengadilan tersebut.

"Kami tetap berkomitmen untuk menjunjung tinggi nilai-nilai dan perilaku kami secara konsisten di seluruh perusahaan kami, termasuk di kantor, dan kilang," kata juru bicara perusahaan BP. (eha)

Baca juga:

Pekerja Kilang BP Batal Dipecat Setelah Memparodikan Perusahaan dengan Meme Hitler

Celana Dalam Milik Adolf Hitler Terjual Rp 898 Juta di Pelelangan

Pria Peramal 'Hitler' dan 'Tragedi 9/11' Ramalkan Perang Dunia ke-III Pecah di 2019

Protes PM India, Anggota Parlemen Berdandan ala Adolf Hitler

Buaya Milik Hitler Meninggal di Kebun Binatang Moskow di Usia 84 Tahun