Dylan, Pria yang Selamat dari Serangan Ular, Beruang dan Hiu

Senin, 23 April 2018 11:51
Dylan, Pria yang Selamat dari Serangan Ular, Beruang dan Hiu

Sooperboy.com - Nasib buruk bisa datang tiga kali. Tapi bagi pria asal Amerika ini keberuntungan selalu menyertainya ketika musibah datang. Buktinya, ia selamat dari serangan ular, beruang dan hiu berturut-turut.

Menurut BBC, Senin 23 April 2018, nama pria adalah Dylan McWilliams, 20 tahun. Ia berasal dari Colorado.

Serangan terakhir yang dia alami adalah serangan seekor ikan hiu di pantai Hawai.

"Ini agak gila," kata Dylan "Saya sepertinya tidak memiliki banyak keberuntungan, tapi saya selalu beruntung dalam situasi yang tidak beruntung."

Dia menikmati ombak Pasifik pada Kamis pagi ketika dia merasakan sesuatu menggigit kakinya. Dia berkata: "Saya melihat hiu di bawah saya. Saya mulai menendangnya...  dan berenang ke pantai secepat yang saya bisa."

Khawatir dengan jejak darah yang dia tinggalkan, dia berkata : "Saya tidak tahu apakah saya kehilangan separuh kaki saya atau apa."

Hiu itu diyakini sebagai hiu harimau yang panjangnya sekitar 2 meter. Hiu itu telah meninggalkan bekas gigitan khas di kaki Dylan yang membutuhkan tujuh jahitan.

"Ibu saya amat khawatir," kata Dylan saat menceritakan reaksi orang tuanya usai insiden itu.  Tetapi dia yakin orang tuanya akan selalu mendukungnya.

Penggemar petualangan dari Grand Junction di Colorado Barat, telah melakukan backpacker di Amerika Serikat dan Kanada selama beberapa tahun terakhir.

Untuk mendanai perjalanannya, dia bekerja sebagai instruktur pelatihan bertahan hidup.

Kakeknya adalah orang pertama yang mengajarinya teknik bertahan hidup pada usia empat tahun, dan itu membuat dia jatuh cinta pada alam bebas sejak belia.

"Saya telah mengajar anak-anak dan orang dewasa, siapa saja yang mau, bagaimana bertahan hidup di padang gurun dan hidup dari tanah seperti yang dilakukan para penjelajah," kata penggemar film Crocodile Hunter ini dari tempat kempingnya di pantai Hawai.

Dia menggunakan keterampilan bertahan hidup untuk digunakan ketika  berkemah di Colorado pada bulan Juli tahun lalu. Ketika itu pada jam 4 pagi, saat sedang tidur di luar tenda, dia terbangun dan mendapati kepalanya telah dijepit di rahang beruang.

"Beruang hitam ini mencengkeram bagian belakang kepala saya, dan saya melawan balik, menusuk matanya hingga beruang itu melepaskan saya," kata Dylan.

Teman-temannya terbangun karena keributan itu, tetapi itu terjadi setelah beruang jantan seberat 136 kg itu menggigit kepala Dylan.

Otoritas kehutanan berhasil menangkap beruang itu keesokan paginya, dan setelah melaui tes, dibenarkan darah Dylan terdapat di bawah cakar beruang itu.

Sembilan jahitan di bagian belakang kepalanya telah meninggalkan bekas luka dan rasa sakit ketika ia menyentuh bagian itu. Tetapi pengalaman buruk itu tak membunuh kecintaan pria muda itu pada alam bebas.

(Koleksi uka Dylan bekas gigitan beruang (kiri) dan gigitan hiu (kanan))

"Saya selalu mencintai binatang dan menghabiskan waktu sebanyak mungkin dengan mereka," kata backpacker ini.

Dia mengaitkan insiden berbahaya ini dengan berada di tempat yang salah pada saat yang salah. Ia menambahkan: "Saya tidak menyalahkan hiu, saya tidak menyalahkan beruang, dan saya tidak menyalahkan ular derik."

Dan ini membawa kita pada insiden Dylan yang paling mematikan tiga tahun lalu, yakni serangan ular derik selama perjalanan hiking di Utah.

"Saya sedang berjalan di jalan setapak dan saya pikir saya menendang pohon kaktus tetapi tidak bisa melihatnya, lalu saya melihat seekor ular berbisa tengah berdengung."

Saat itulah kakinya digigit ular derik. Namun ia tidak pergi ke rumah sakit karena dia pikir dia hanya menderita gigitan kering. "Ada sedikit racun jadi saya agak sakit selama beberapa hari," kata pria yang bercita-cita ingin menjadi polisi itu. Tapi ia selamat dari insiden gigitan ular derik yang terkenal mematikan itu.

"Kita harus menghormati hewan, tetapi saya berpikir saya mungkin memprovokasi sehingga terjadi serangan ular derik itu," ujarnya.

Dylan McWilliams sekarang tidak sabar untuk menyembuhkan luka-lukanya akibat serangan hiu terakhir sehingga dia bisa kembali berenang ke  lautan bebas.
 
Meskipun ia telah mengalami tiga kali nasib buruk, ia mendorong semua orang untuk menikmati alam bebas. "Saya masih pergi hiking, saya terkadang masih menangkap ular, dan saya masih akan berenang di laut."

Ketika ditanya apakah dia pikir dia akan memiliki pengalaman buruk lain dengan satwa liar berbahaya, dia berkata: "Saya harap tidak, tapi saya menghabiskan sebagian besar waktu saya di alam dengan hewan ... jadi saya kira apa pun bisa terjadi."

Dylan barangkali benar-benar pria yang beruntung. (eha)

Baca juga:

Pertaruhkan Nyawa, Pria Ini Selamatkan Wanita dari Banjir Ganas

Pria Heroik Selamatkan Penumpang Subway yang Jatuh ke Rel

Pria Selamatkan Bayi 4 Bulan dari Kurungan Mobil Bersuhu Panas

Ajaib, Remaja Pria Selamat Meski Jatuh dari Lantai 23 Apartemen

Pria Ini Selamat dari Maut Meski Diserang Beruang Dua Kali