Dua Pria Ini Buron Setelah Rampok Uang Puluhan Juta dari Laundry Umum

Minggu, 10 Februari 2019 10:02
Dua Pria Ini Buron Setelah Rampok Uang Puluhan Juta dari Laundry Umum

Sooperboy.com - Polisi sedang mencari dua tersangka serangkaian perampokan uang dari mesin cuci umum dan kabur dengan ribuan dolar di Brooklyn, New York.

Menurut NBC New York, Minggu 10 Februari 2019, para tersangka diduga menargetkan laundry umum di gedung-gedung apartemen di Bedford-Stuyvesant dan Bushwick.

Mereka memecahkan mesin laundry di ruang cuci dan menghasilkan lebih dari $ 3.000 atau setara dengan Rp 42 juta.

Polisi mengatakan para tersangka melakukan empat kali perampokan antara 9 Januari dan 14 Januari, sore hari sekitar pukul 16:00 hingga 17:00 waktu setempat.

"Duo itu diduga memasuki sebuah gedung apartemen di Bushwick Avenue dan Palmetto Street, pergi ke ruang cuci di ruang bawah tanah dan menggunakan alat yang tidak dikenal untuk membobol mesin laundry," kata polisi.

Mereka juga melanjutkan untuk melakukan perampokan di sebuah bangunan tempat tinggal di Jalan Kosciuszko dan Nostrand Avenue, di jalan-jalan Evergreen dan Myrtle dan satu di Broadway dan Stuyvesant Avenue, tambah polisi.

Pihak berwenang telah merilis gambar para tersangka dari kamera pengawas.

Satu digambarkan sebagai seorang pria mengenakan jaket Yankees dengan kupluk, topi, celana jins berwarna gelap dan sepatu kets dua warna.

Sedangkan pria lain diduga mengenakan jaket hitam dengan nomor "67" di saku dada kiri, Jins berwarna gelap, sepatu putih dan hitam, topi hitam dengan huruf kuning, juga digambarkan memiliki jenggot dan menggunakan anting.

Hingga tulisan ini dimuat, dua tersangka masih menjadi buronan polisi.

Baca juga:

Menghilang, Polisi Ini Muncul Kembali Sebagai Terduga Perampokan ATM di Seluruh India

Pasangan Suami Istri Ini Sempat-sempatnya Cuci Pakaian Saat Merampok Rumah Orang

Remaja Pria Ini Nekat Todongkan Pisau dan Rampok Toko Souvenir

Dikira Perampok, Ternyata Pelaku Sebenarnya Adalah Seekor Tupai

Ingin Rayu Taylor Swift, Seorang Pria Nekat Rampok Bank