Dosen Oxford University: Alein Ada di Bumi dan Bernafas Melalui Manusia

Jumat, 17 Mei 2019 13:03
Dosen Oxford University:  Alein Ada di Bumi dan Bernafas Melalui Manusia

Sooperboy.com - Hibrida alien yang lahir dari keturunan campuran akan bertahan hidup di Bumi ketika perubahan iklim merusak planet ini.

Menurut Express, Jumat 17 Mei 2019, teori aneh ini  dipresentasikan oleh dosen asal Korea, Dr Young-hae Chi, yang mengajar di Oxford's Oriental Institute.

Akademisi Oxford ini sangat percaya pada teori kunjungan alien dan penculikan oleh makhluk luar angkasa. Dia sekarang menguraikan klaim aliennya yang paling aneh di buku "Korea Alien Visitations and End of Humanity."

Menurut The Oxford Student, Dr Chi percaya pada hubungan antara jumlah penculikan alien dan perubahan iklim.

Dr Chi berkata: “Satu kemungkinan adalah mereka menemukan DNA kita berharga untuk pelestarian stok."

“Kedua, untuk menciptakan spesies yang dapat bertahan hidup dalam kondisi iklim di masa depan," ujarnya.

"Ketiga, beberapa korban penculikan melaporkan bahwa hibrida ini memiliki kecerdasan yang sangat tinggi, sehingga mereka memproduksi hibrida ini sebagai pemecah masalah, pemimpin masa depan," katanya.

Dr Chi percaya ada empat jenis utama spesies asing, semuanya ditandai oleh penampilan fisik mereka yang berbeda.

Spesies ini adalah sejenis alien yang mirip serangga, alien dengan sisik dan mata ular, alien kecil dan alien tinggi dan besar.

Spesies seperti serangga dikatakan sebagai spesies yang berkuasa, yang memerintahkan sekitar makhluk luar angkasa yang lebih rendah.

Pada akhirnya, bagaimanapun, Dr Chi berpendapat tindakan alien di sini sepenuhnya "self-driven dan" tidak altruistik.

Dia berkata: “Jadi, mereka datang bukan untuk kita, tetapi demi mereka, untuk bertahan hidup mereka, tetapi kelangsungan hidup mereka sebenarnya adalah kelangsungan hidup kita juga, kelangsungan hidup seluruh biosfer."

"Di situlah saya mengalami kemajuan dalam mengembangkan teori saya dan saya masih mencari lebih banyak bukti untuk mendukung pandangan saya," ujarnya.

Pada 2012, dosen tersebut berbicara di Konferensi Anomalous Mind Management Abductee Contactee Helpline Conference (Ammach) tentang alien yang hadir di Bumi.

Dr Chi mengawali pernyataannya sebagai pembicara kunci dengan menyatakan "mungkin peradaban manusia akan segera berakhir".

Dia kemudian menguraikan mengapa alien datang ke Bumi untuk menculik orang, berdasarkan apa yang disebut Teori Kolonisasi yang dikemukakan oleh Dr David Jacobs.

Dia mengatakan: "Tujuan utama penculikan adalah untuk menghasilkan hibrida -hibrida manusia-alien- dan yang kedua adalah tujuan utama proyek hibrida untuk menjajah Bumi."

“Dia mendasarkan argumen kedua pada pengamatan. Yang pertama adalah produksi massal hibrida generasi kedua," tuturnya.

"Alien menghasilkan hibrida tidak hanya antara mereka dan manusia, tetapi juga antara hibrida alien-manusia dan manusia," katanya.

"Hibrida generasi kedua" ini konon tidak bisa dibedakan dari manusia, terutama ketika mereka berbaur dengan masyarakat," ujarnya.

Pada bulan Maret 2019, kelompok nirlaba Messaging Extraterrestrial Intelligence (METI) merenungkan kemungkinan manusia terperangkap di dalam sebuah kebun binatang intergalaksi ekstraterrestrial.

Profesor Florence Raulin-Cerceau dari Museum Nasional Sejarah Alam di Paris membahas teori tersebut pada pertemuan kelompok di Paris.

Dia berkata: "Ketika kita mencoba untuk lebih memahami alam semesta, pertanyaan apakah kita sendirian tidak dapat dihindari."

Astronom Jean-Pierre Rospars, yang juga menghadiri pertemuan itu, mengatakan: "Tampaknya makhluk luar angkasa memaksakan karantina galaksi karena mereka menyadari akan mengganggu budaya kita untuk mengetahui tentang mereka.

“Evolusi kognitif di Bumi menunjukkan fitur acak sembari mengikuti jalur yang dapat diprediksi," ujarnya.

“Kita dapat mengharapkan kemunculan berulang spesies cerdas di alam semesta yang independen, dan kita harus mengharapkan untuk melihat bentuk kecerdasan yang kurang lebih serupa di mana-mana, dalam kondisi yang menguntungkan." katanya.

"Tidak ada alasan untuk berpikir bahwa manusia telah mencapai tingkat kognitif setinggi mungkin," tandasnya. (eha)

Baca juga:

Mengaku Diculik Alien, Pria Ini Merasa Ingatannya Dihilangkan

Klaim Mengejutkan, Ternyata Piramida Dibangun oleh Dewa Alien Kuno

Relief Setengah Manusia Setengah Burung Ditemukan, Tanda Alien Turun ke Bumi?

VIDEO: Penampakan Aneh di Langit Meksiko, Tanda Alien Turun ke Bumi?

Pria yang Dijuluki 'Alien' Ini Ingin Operasi Kepala Agar Bisa Jatuh Cinta