Datang sebagai Gelandangan, Pulang Jadi Pahlawan

Senin, 29 Mei 2017 12:04
Datang sebagai Gelandangan, Pulang Jadi Pahlawan

Sooperboy.com - Bagi Chris Parker, 33 tahun, area masuk stadion Manchester, Inggris, adalah tempat yang bagus untuk meminta uang dari orang banyak. Juga bagi Stephen Jones yang telah menemukan tempat di dekat situ untuk lokasi tidur.

Menurut The New York Times, Senin 29 Mei 2017, dua pria gelandangan itu, kini dipuji sebagai pahlawan karena membantu korban pemboman di Manchester Arena beberapa waktu lalu dengan penuh keberanian dan tanpa pamrih.

Ketika kota Manchester berusaha menghadapi serangan teroris paling mematikan yang pernah terjadi di Inggris dalam lebih dari dua dekade, kedua pria gelandangan itu dipuji di media sosial karena tidak mementingkan diri mereka sendiri dan menunjukkan sikap pemberani.

Parker, 33 tahun, sempat panik saat bom meledak, menurut laporan berita setempat. Kekuatan ledakan itu sempat mendorongnya rebah ke lantai, namun bom itu tak membuatnya ciut.

Alih-alih mencari lokasi aman untuk keselamatannya, dia malah memilih membantu korban yang berjatuhan akibat bom itu. Ia bahkan menghibur seorang gadis kecil yang telah kehilangan kakinya, membungkusnya dengan kaus, dan memeluk wanita yang sekarat di pelukannnya.

Jones, 35 tahun,  mengatakan dia turut mencabut paku dari bom yang tertanam di lengan dan wajah anak-anak korban bom.

"Hanya karena saya gelandangan tidak berarti saya tidak punya hati," kata Jones ke ITVNews. "Anak-anak itu," lanjutnya, "Mengucur darah di sekujur tubuhnya. Mereka menangis dan menjerit."

Parker mengatakan di tengah asap dan jeritan setelah ledakan bom tersebut, dia melihat seorang gadis kecil. "Saya membungkusnya dengan salah satu kaos barang dagangan, dan saya berkata, 'Di mana ibu dan ayahmu?' Dia berkata 'Ayah saya sedang bekerja, ibuku ada di atas sana,'" katanya.  

Parker juga mengatakan dia telah mencoba membantu seorang wanita tua yang mengalami luka di bagian kepala dan kaki. Namum wanita tua itu meninggal di pelukannya.

"Dia berusia 60an, dan dia bersama keluarganya. Saya tidak berhenti menangis," katanya. "Yang paling mengejutkan serangan teroris terjadi pada konser yang dihadiri anak-anak."

Setelah tindakan heroiknya itu diketahui publik, sebuah halaman penggalangan dana online disiapkan untuk Parker. Hanya dalam tempo singkat dana yang terkumpul mencapai 30.000 poundsterling atau Rp 532 juta.

Penggalangan dana lainnya untuk Jones juga sedang berjalan di situs JustGiving.

Tragedi kemanusiaan itu juga membantu menyembuhkan hubungan keluarga. Setelah mendengar apa yang dilakukan Parker dalam peristiwa itu, ibunya langsung mengulurkan tangan.

"Itu anak saya dan saya sangat ingin bertemu dengan dia," tulisnya di halaman penggalangan dana. "Kami sudah lama tak bertegur sapa, dan saya tidak tahu dia gelandangan. Saya sangat bangga padanya, dan saya pikir dia memburuhkan bantuan saya sekarang juga."

Hikmah peristiwa itu mungkin adalah jangan pernah meremehkan orang lain. Meski pun dia hanya seorang gelandangan... (eha)

Baca juga:

Bersua Kevin Taylor, Pahlawan Penakluk Penjahat Keji Berpisau

Pahlawan Celana Dalam Bantu Polisi Bekuk Sopir Ugal-ugalan

Temukan Bom di Tempat Sampah, Pria Tunawisma Jadi Pahlawan

Salut! Gadis 10 Tahun Ini Jadi Pahlawan Bagi 2 Balita

Manny Pacquiao, Petinju dan Pahlawan Filipina yang Kabur dari Rumah