Cokelat Berumur Satu Abad Ditemukan pada Koleksi Tentara Perang Dunia Pertama

Rabu, 6 Juni 2018 13:02
Cokelat Berumur Satu Abad Ditemukan pada Koleksi Tentara Perang Dunia Pertama

Sooperboy.com - Sembilan batang cokelat yang berusia 103 tahun atau seabad lebih telah ditemukan di sebuah kotak kaleng milik seorang pahlawan perang dunia pertama.

Menurut Sky News, Rabu 6 Juni 2018, pasukan sekutu yang bertugas di Prancis selama Natal pertama Perang Dunia Pertama di tahun 1914 diberi hadiah sekaleng coklat yang dibuat di Mansfield, Nottinghamshire, Inggris.

Salah satu kaleng ditemukan dalam koleksi milik prajurit dari Leicester, Richard Bullimore.

(Richard Bullimore)

Hanya satu dari 10 batang yang sudah dimakan dan cokelat itu akan dijual dalam lelang barang antik yang diselenggarakan oleh juru lelang Scunthorpe Eddisons CJM.

Pemilik perusahaan lelang itu, Paul Cooper, mengatakan: "Kotak timah dibuat oleh Barringer Wallis & Manners of Mansfield, salah satu produsen timah hias terkemuka di dunia.

"Cokelat itu dikirim ke pasukan pada musim dingin pertama perang. Trinidad, Grenada dan St Lucia menyediakan kakao. Cadburys membuat cokelat batangan.

"Bahkan wadahnya begitu langka, tetapi untuk menemukan cokelat masih utuh di dalamnya itu sungguh tak biasa."

Dia mengatakan coklat terlihat dalam kondisi yang baik, "meskipun saya harus mengakui bahwa saya tidak akan tergoda untuk mencobanya, bahkan jika para ahli mengatakan bahwa cokelat jarang menjadi sangat berbahaya, tetapi cokelat itu sudah kehilangan rasa dan teksturnya. "

Saat itu Richard Bullimore juga diberi  kotak tembakau berisi rokok, tembakau dan korek api.

Cooper berkata: "Hampir semua isi itu masih ada. Hanya tiga batang rokok yang hilang."

(Koleksi rokok Richard Bullimore berumur satu abad lebih)

Alasan utama mengapa coklat dan rokok tidak pernah dikonsumsi adalah karena kopral Bullimore tidak menyukai cokelat dan bukan perokok.

Bullimore menerima sejumlah medali selama perang dunia pertama, termasuk Medal Distinguished Conduct untuk kegagahan mencolok selama bentrokan di tanah tak bertuan antara parit-parit di Ypres pada bulan Juli 1915.

Saat itu dia adalah seorang kopral dan memimpin patroli pengintai lima orang yang mengejutkan kekuatan musuh yang lebih besar.

Meskipun mereka kalah jumlah, lebih dari tiga banding satu, patroli itu tetap  menyerang dengan granat sehingga menimbulkan sejumlah korban di pihak musuh.

Dia kemudian berhasil membawa patrolinya keluar dan membawa salah satu anak buahnya yang telah terluka kembali ke parit-parit.

Kopral Bullimore meninggalkan dinas militer dan pada tahun 1919. Ia kembali ke kepolisian Constabulary Leicestershire yang telah ia ikuti hanya beberapa minggu sebelum perang pecah dan naik pangkat menjadi superintenden.

Dia meninggal pada Januari 1967 di Barrow Haven Inn, Lincolnshire Utara di mana putranya adalah pemegang barang koleksinya.

Seluruh koleksi Bullimore, yakni cokelat dan rokok, termasuk medali, kutipan, surat dan barang-barang lainnya, akan dijual dalam lelang pada  hari Selasa depan. (eha)

Baca juga:

Pria Temukan Foto Tua 'Billy the Kid' di Pasar Loak Senilai Rp 67 Miliar

Lupa Saat Parkir, Pria Ini Baru Temukan Mobilnya 20 Tahun Kemudian

Patung Rodin Senilai Rp 54 Miliar Ditemukan Telantar di Balai Kota

Penggalian Arkeologi di Yerusalem Temukan Ruang Teater Romawi Kuno

Hiu Tertua Berusia 512 Tahun Ditemukan di Alam Liar