Balita Kehilangan Lengan di Kandang Anjing Serigala di Suaka Hewan Milik Neneknya

Kamis, 22 Oktober 2020 10:14
Balita Kehilangan Lengan di Kandang Anjing Serigala di Suaka Hewan Milik Neneknya

Sooperboy.com - Otoritas satwa liar sedang menyelidiki sebuah suaka hewan setelah seorang balita perempuan di Michigan, Amerika Serikat, kehilangan lengannya di tepi kandang "anjing serigala" di tempat perlindungan hewan milik neneknya.

Departemen Sumber Daya Alam Michigan (DNR) mengatakan pihak berwenang menyita 15 hewan dari Suaka Margasatwa Howling Timbers dan menemukan 47 ekor lagi campuran anjing-serigala "ilegal" yang tertinggal di lokasi.

Menurut Fox News, Kamis 22 Oktober 2020, seperti namanya, hewan tersebut merupakan persilangan yang memiliki perpaduan antara genetika anjing dan serigala. Pihak berwenang menduga salah satu hewan itu menjadi penyebab cedera balita tersebut, meskipun Howling Timbers menulis di halaman Facebook-nya bahwa balita itu tidak digigit, tetapi tangannya tersangkut di pagar.

Brenda Pearson, nenek balita dan operator fasilitas tersebut, mengaku dia tidak ingin berbicara dengan media tentang insiden tersebut sampai dia menyewa seorang pengacara.

Pihak berwenang menyatakan bahwa membiakkan "anjing serigala" adalah ilegal dan berbahaya. Setelah menerima informasi tentang cedera yang dialami balita itu, yang terjadi pada bulan Juli, para penyelidik mengabarkan mereka sudah memperoleh surat perintah untuk menggeledah tempat tersebut pekan lalu.

"Tidak ada orang yang diizinkan di dekat anjing-anjing itu," kata petugas konservasi Anna Cullen setelah pergi ke tempat tersebut. “Tidak adil bagi anak yang kehilangan tangannya ini. Kami melakukan segala yang kami bisa untuk memastikan keselamatan siapa pun yang mungkin menemukan hewan itu di Howling Timbers, termasuk kesehatan dan keselamatan semua hewan di fasilitas tersebut. "

Dalam sebuah pernyataan, DNR menjelaskan mereka sedang menyelidiki Howling Timbers, yang disebut sebagai sebuah "fasilitas tanpa izin".

“Kami ingin memastikan bahwa siapa pun yang bersentuhan dengan hewan-hewan ini di fasilitas ini aman, dan semua hewan di fasilitas dirawat dengan baik,” kata Steven Burton, asisten kepala Divisi Penegakan Hukum DNR.

Seorang juru bicara DNR tidak segera menanggapi permintaan wartawan untuk informasi tambahan, tetapi sejumlah pihak memuji tindakan cepat negara di fasilitas tersebut.

“Pejabat negara bagian sudah benar untuk menindak operasi tanpa izin ini, karena kebun binatang di halaman belakang menyajikan risiko tinggi dan kejam dari pemilik yang tidak berpengalaman dan tidak ada pengawasan pemerintah,” kata Debbie Metzler, direktur asosiasi penegakan hukum hewan penangkaran untuk PETA Foundation.

“Insiden mengerikan ini menggambarkan dengan tepat mengapa tidak ada yang harus membiakkan atau membeli anjing serigala, yang tidak dapat diprediksi dan sering tidak responsif kepada kita seperti serigala liar dan bukan hewan peliharaan yang sesuai.” ujarnya.

Menurut DNR, Howling Timbers sebelumnya telah dicabut izin rehabilitasi satwa liar negara bagian pada tahun 2010. Pihak berwenang menjelaskan Pearson di masa lalu diduga gagal mengirimkan catatan izin, gagal memberi tahu penegak hukum tentang beruang yang melarikan diri dan gagal merawat hewan dengan benar di fasilitas tersebut.

“Dia telah mengajukan lisensi dengan departemen yang berbeda tetapi tidak mengikuti proses inspeksi. Dia gagal menyelesaikan semua aplikasinya,” kata Cullen. "Aplikasi bukanlah izin."

Menurut DNR, Untuk mengoperasikan fasilitas pemeliharaan satwa secara legal, Pearson harus memenuhi persyaratan perizinan negara bagian, kabupaten, atau federal. (eha)

Baca juga:

VIDEO: Anjing Penyelamat Seberat 54 Kg Harus Dievakuasi dari Gunung Tertinggi

Wanita Ini Sukses Memotret 17 Ekor Kucing dan Anjing Miliknya Bersama-sama

VIDEO: Singapura Gunakan Anjing Robot untuk Jaga Jarak Sosial di Taman

Pasangan Ini Tawarkan Gaji Rp 525 Juta untuk Pekerjaan Pengasuh Anjing

VIDEO: Calon Presiden AS Ini Menyalami Mulut Anjing Seperti Berjabat Tangan